
Gi-media.com Simalumgun, Sumut – Walikota Pematangsiantar Hefriansyah Noor dihadapan ribuan massa Koalisi Aksi Bela Islam, Hefriansyah mencopot jajaran direksi RSUD Djasamen Saragih.
Adapun mereka yang dicopot dari jabatannya adalah Direktur Utama, dr Ronald Saragih dan ketiga Wakil Direkturnya, hal itu disampaikan Walikota didampingi Kapolres Siantar di Lapangan Adam Malik.
“Saya suda panggil kepala BKD, tuntutan pertama terhadap tindakan,Direktur rumah sakit dan Direksi kita berhentikan,kebetulan beliau juga Plt, sehingga saya mudah melakukan tindakan,” kata Hefriansyah disambut takbir okeh massa aksi.
Saya rasa tuntutan itu sudah diakomodir walaupun itu sudah menjadi catatan dan pertimbangan saya sebelum saudara-saudara melakukan aksi,” papar Hefriansyah.

Dalam waktu yang sama, Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar juga menyampaikan bahwa,kasus tersebut telah masuk dalam masa penyidikan dan juga telah dilakukan gelar perkara oleh Polda Sumatera Utara.
Kasus ini menjadi atensi dari Polda Sumut dan Mabes Polri,saksi, pelapor berserta empat terduga pelaku pemandian jenazah wanita telah diperiksa oleh penyidik.
“Kami panggil satu persatu, empat orang terduga yang memandikan jenazah almarhuma,Ini menjadi atensi dari polri,kami pun dipanggil untuk melakukan gelar perkara di Polda Sumut.
“Tidak boleh dimain-mainkan. Setelah dari gelar perkara,di tindak lanjuti menjadi tingkat penyidikan,penanganan berjalan cepat mulai dari laporan polisi, pemeriksaan saksi dan gelar perkara,massa aksi harap bersabar dan dikawal bersama.
“Untuk kenyamanan bapak Fauzi Munthe (pelapor),bila ada yang mengintimidasi segera melapor, polri akan memberikan perlindungan tindakan hukum,kalau ada laporkan kita akan tindak lanjuti,” tutup Boy.
Ratusan umat Islam Kota Pematangsiantar kembali turun kejalan, Senin (5/10/2020) siang setelah BKPRMI dan HMI menggelar aksi serupa meminta kasus pemandian jenazah wanita yang dilakukan oleh empat orang pria RSUD Djasmen Saragih segera diproses.
Aksi bertajuk “Koalisi Aksi Bela Islam” kali ini dipimpin langsung oleh koordinator aksi Muhammad Sya’ban Siregar. Dalam unjukrasa tersebut, sebanyak 360 personel dari instansi Polres Pematangsiantar dan personel Brimob Subden II B Pematangsiantar mengawal jalannya aksi tersebut.(R)






















Discussion about this post