Swadaya masyarakat wujudkan masjid megah dulu Tanah kosong kini ramai di tempati beribadah.
Sidrap –Gi Media Com-(24/4/2026) Desa Kalosi yang terletak di Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, kini memiliki masjid yang megah dan nyaman sebagai tempat beribadah. Bangunan ini dibangun sepenuhnya atas dasar keikhlasan dan kerja sama seluruh warga secara swadaya, menjadi bukti nyata pertolongan Allah SWT.
Kepala Desa Kalosi, Abd Malik, menceritakan perjalanan penuh makna dalam pembangunan tempat ibadah tersebut. Ia menyampaikan bahwa awalnya lokasi ini hanyalah aset desa berupa tanah lapang kosong yang belum dimanfaatkan untuk apa-apa.
“Saya bertekad memanfaatkan lahan ini agar berguna bagi banyak orang. Peletakan batu pertama kita lakukan pada tahun 2023. Yang membuat istimewa, saat itu kita belum memiliki anggaran dan dana sepeser pun untuk memulai pembangunan,” kenang Abd Malik.
Pada momen bersejarah itu, secara khusus mengundang Bupati Sidrap Sidenreng Rappang,Ir. H. Dollah Mando untuk melakukan peletakan batu pertama. Banyak orang saat itu meragukan rencana ini bisa terwujud, bahkan muncul berbagai pertanyaan.
“Ada yang bertanya, ‘Ini nanti benar-benar jadi tidak ya? Kalau jadi seperti apa bentuknya nanti?’. Bahkan Pak Bupati juga sempat berujar, ‘Kalau masjid ini sampai selesai dibangun, itu benar-benar karunia dan kemampuan yang diberikan Allah kepada kita semua’,” tambahnya.
Ada makna mendalam yang disematkan dalam pembangunannya. Lebar bangunan sengaja dibuat sepanjang 99 meter, diambil dari jumlah Asmaul Husna yaitu nama-nama indah milik Allah SWT.
“Baik bagian dalam maupun luar bangunan kita sesuaikan dengan ukuran itu, sebagai wujud rasa syukur dan pengingat akan kebesaran-Nya. Tanah yang dulunya hanya lapangan kosong ini berhasil kita sulap menjadi tempat yang luas, nyaman dan mampu menampung banyak jamaah sekaligus,” jelasnya.
Namun menurut Abd Malik, hal yang paling membahagiakan dan membuatnya terharu bukanlah bagus dan megahnya bangunan, melainkan perubahan besar yang terjadi pada diri masyarakat sekitarnya, juga bagi generasi muda yang senang ber olah raga bisa melaksanakan salat di tempat ini sebelum melaksanakan kegiatan olahraganya.
“Ini yang sering membuat saya merinding dan meneteskan air mata haru. Dahulu di lingkungan ini banyak warga yang tidak pernah menginjakkan kaki ke dalam masjid, jarang bahkan tidak melaksanakan salat berjamaah apalagi salat lima waktu. Tapi sekarang? Alhamdulillah semuanya sudah berubah. Mereka rutin datang ke sini, melaksanakan ibadah secara berjamaah lima waktu setiap harinya,” ujarnya dengan suara penuh syukur.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Sidrap H.SYAHARUDDIN ALRIF,S.IP.,M.M yang telah memberikan doa dan dukungan kepada seluruh warga Desa Kalosi yang telah bahu-membahu menyumbangkan tenaga, pikiran dan harta demi terwujudnya masjid yang kini tlah berdiri kokoh dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta keagamaan bagi seluruh masyarakat Desa Kalosi dan sekitarnya.tutur Kepala Desa Kalosi, Abd Malik
liputan “Kul indah)
























Discussion about this post