GI-MEDIA, Pasaman Barat — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi mulai merealisasikan pembangunan tanggul penahan tebing di aliran Sungai Batang Pasaman, Kampung Pasir Tampang, Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Jumat (16/10/2026).
Proyek bernilai kontrak Rp6.892.345.577 tersebut dikerjakan oleh CV Arfan Nafisha Pratama dengan pengawasan CV Jasa Insani Konsultan.
Kontrak kerja telah ditandatangani pada 9 September 2026 dengan target masa pengerjaan selama 114 hari kalender.
Kehadiran proyek ini bertujuan mengatasi abrasi yang dalam beberapa tahun terakhir telah mengikis lebih dari 100 meter lahan di sepanjang bantaran sungai.

Respons Warga Terkait Pembangunan Tanggul
Ketua Pemuda Kampung Pasir Tampang, Tamrin, mengatakan bahwa pembangunan tanggul ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat yang kerap merasa cemas saat musim hujan.
”Selama ini, warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai selalu merasa was-was dan tidak tenang, terutama saat musim hujan tiba,” ujar Tamrin.
Hal senada disampaikan Karani, warga setempat yang jarak rumahnya kini hanya tersisa sekitar lima meter dari bibir sungai.
Ia berharap keberadaan tanggul tersebut dapat mencegah ancaman kerusakan pada permukiman warga.
”Jika tanggul ini tidak segera dibangun, kami khawatir dalam waktu dekat rumah kami akan roboh tergerus derasnya arus Batang Pasaman,” kata Karani.
Dengan dimulainya pengerjaan ini, masyarakat berharap proyek dapat diselesaikan tepat waktu sesuai spesifikasi teknis guna memberikan perlindungan jangka panjang.***













Discussion about this post