• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Pendidikan

KOMNAS Perlindungan Anak Dorong Konseling Pra Nikah di KUA, Ingatkan Peran Orang Tua Lebih dari Sekadar Pencari Nafkah

redaksi by redaksi
April 22, 2026
in Pendidikan
0
KOMNAS Perlindungan Anak Dorong Konseling Pra Nikah di KUA, Ingatkan Peran Orang Tua Lebih dari Sekadar Pencari Nafkah
0
SHARES
67
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta — KOMNAS Perlindungan Anak mendorong penguatan fondasi keluarga melalui edukasi sejak sebelum pernikahan.

Hal ini disampaikan dalam audiensi bersama Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai langkah preventif untuk menekan berbagai persoalan anak yang kian kompleks.

Ketua KOMNAS Perlindungan Anak, Agustinus Sirait, menegaskan bahwa banyak persoalan anak berakar dari lemahnya fungsi keluarga.

ADVERTISEMENT

“Kami melihat banyak orang tua hari ini menjalankan peran ekonomi dengan baik, tetapi belum sepenuhnya hadir sebagai pendidik dan pelindung anak.
Padahal, anak tidak hanya butuh nafkah, tetapi juga perhatian, bimbingan, dan kasih sayang,” ujarnya.

BeritaTerkait

Mahasiswa Gelar Demo di Dua Lokasi Berbeda, Masyarakat Diimbau Hindari Titik Unjuk Rasa

Mahasiswa Gelar Demo di Dua Lokasi Berbeda, Masyarakat Diimbau Hindari Titik Unjuk Rasa

4 bulan ago
PP KAMMI & Digdaya Indonesia: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

PP KAMMI & Digdaya Indonesia: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

5 bulan ago
Gemilang di Kancah Dunia: SDS Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI International Art and Culture Festival (IACF)

Gemilang di Kancah Dunia: SDS Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI International Art and Culture Festival (IACF)

5 bulan ago
Munjirin Motivasi Siswa Labschool Ciracas Jadi Generasi Pemimpin Berkarakter di Era Digital

Munjirin Motivasi Siswa Labschool Ciracas Jadi Generasi Pemimpin Berkarakter di Era Digital

5 bulan ago

Disfungsi Keluarga Jadi Akar Masalah
Dalam berbagai penanganan kasus, KOMNAS Perlindungan Anak menemukan pola yang berulang: anak tumbuh dalam lingkungan yang minim komunikasi, pengasuhan, dan kedekatan emosional.

“Ketika fungsi keluarga tidak berjalan utuh, anak menjadi pihak yang paling terdampak. Ini yang kemudian memicu berbagai persoalan, dari konflik perilaku hingga gangguan psikologis,” jelas Agustinus.

Ia menekankan bahwa keluarga adalah ruang pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Ketika ruang ini rapuh, dampaknya akan meluas ke berbagai aspek kehidupan anak.

Solusi dari Hulu: Konseling Pra Nikah
Sebagai langkah konkret,

KOMNAS Perlindungan Anak menginisiasi penguatan dari hulu melalui konseling pra nikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Program ini diharapkan tidak hanya membekali calon pasangan tentang pernikahan, tetapi juga kesiapan menjadi orang tua.

“Selama ini kita tidak punya ‘sekolah orang tua’.

Banyak pasangan menikah tanpa bekal pengasuhan.

Padahal, menjadi orang tua adalah peran yang sangat menentukan masa depan anak,” tegasnya.

Melalui konseling pra nikah, calon orang tua diharapkan memahami:
tanggung jawab pengasuhan
pentingnya komunikasi dalam keluarga
serta peran emosional dalam mendampingi anak

Minimnya Pemahaman Hak Anak

KOMNAS Perlindungan Anak juga menyoroti bahwa masih banyak orang tua yang belum memahami hak dasar anak.

“Ada prinsip-prinsip penting yang harus dipahami, mulai dari hak anak untuk dicintai, dilindungi, dididik, hingga tumbuh dalam lingkungan yang aman.
Ini bukan pilihan, tapi kewajiban,” kata Agustinus.

Kurangnya pemahaman ini, menurutnya, seringkali membuat orang tua hadir secara fisik, namun abai secara emosional.

Kolaborasi untuk Perubahan Nyata
Audiensi ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara KOMNAS Perlindungan Anak dan Kementerian Agama dalam memperkuat ketahanan keluarga.

“Kami ingin pencegahan dilakukan dari awal. Jika calon orang tua sudah dibekali pemahaman yang benar, maka banyak persoalan anak bisa dicegah sejak dini,” ujarnya.

Program konseling pra nikah berbasis edukasi pengasuhan diharapkan menjadi langkah strategis untuk menciptakan keluarga yang lebih siap dan sadar peran.

Menjaga Masa Depan dari Keluarga

KOMNAS Perlindungan Anak menegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya soal penanganan kasus, tetapi juga upaya membangun sistem yang mencegah
masalah sejak awal.

“Kalau kita ingin masa depan anak Indonesia lebih baik, maka kita harus mulai dari keluarga. Keluarga yang kuat akan melahirkan anak-anak yang kuat,” tutup Agustinus.

Penutup

Keluarga adalah sekolah pertama bagi anak. Ketika orang tua memahami perannya secara utuh—bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik dan pelindung—maka anak akan tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman.

Langkah yang didorong KOMNAS Perlindungan Anak ini menjadi pengingat bahwa masa depan anak Indonesia dimulai dari kesiapan keluarga hari ini.

Previous Post

AS Diduga Incar Kapal Dagang Iran di Selat Malaka, Ini Fakta di Baliknya

Next Post

Harlah ke-92, GP Ansor Gelar Ziarah Kubro dan Gowes Lintas Kota Bangkalan-Jombang

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

STIE Bina Karya Tebing Tinggi Wisuda 342 Mahasiswa, Ketua: Lulusan Harus Adaptif Hadapi Era Teknologi
Pendidikan

STIE Bina Karya Tebing Tinggi Wisuda 342 Mahasiswa, Ketua: Lulusan Harus Adaptif Hadapi Era Teknologi

by redaksi
September 26, 2026
0

gi-media.com , Tebing Tinggi -- Yayasan Perguruan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bina Karya Kota Tebing Tinggi menggelar prosesi Wisuda...

Read more
Pergantian Kepsek Penyegaran Organisasi, Bukan Terkait Revitalisasi Sekolah, Tegas Kadisdik Tebing Tinggi

Pergantian Kepsek Penyegaran Organisasi, Bukan Terkait Revitalisasi Sekolah, Tegas Kadisdik Tebing Tinggi

September 21, 2026
SMK negeri 4 Tegaskan Pemangkasan Rambut Siswa Merupakan Bentuk Penegakan Disiplin

SMK negeri 4 Tegaskan Pemangkasan Rambut Siswa Merupakan Bentuk Penegakan Disiplin

September 18, 2026
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Prabowo Hentikan Program

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan MBG, LBH Medan Desak Prabowo Hentikan Program

September 15, 2026
Mahasiswa Gelar Demo di Dua Lokasi Berbeda, Masyarakat Diimbau Hindari Titik Unjuk Rasa

Mahasiswa Gelar Demo di Dua Lokasi Berbeda, Masyarakat Diimbau Hindari Titik Unjuk Rasa

Juni 12, 2026
PP KAMMI & Digdaya Indonesia: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

PP KAMMI & Digdaya Indonesia: Pendidikan Harus Jadi Fondasi Indonesia Emas 2045

Mei 10, 2026
Next Post
Harlah ke-92, GP Ansor Gelar Ziarah Kubro dan Gowes Lintas Kota Bangkalan-Jombang

Harlah ke-92, GP Ansor Gelar Ziarah Kubro dan Gowes Lintas Kota Bangkalan-Jombang

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,469)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (287)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,565)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (177)
  • Nasional (613)
  • Olahraga (50)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (118)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,069)
  • TNI/POLRI (176)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara