GI-MEDIA.COM — Ipendri, S.Pd.I., S.H. (40), secara sah ditetapkan nomor urut 5 untuk Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Tahun 2026 setelah Panitia Pemilihan Wali Nagari (PPWN) Muaro Kiawai Hilir, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, menuntaskan agenda rapat pleno terbuka penetapan nomor urut di Sekretariat PPWN setempat, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tahapan resmi ini dilaksanakan merujuk pada Keputusan Panitia Pilwana Kabupaten Pasaman Barat Nomor 100.3.3.2/01/PPWN-KAB/2026. Forum pleno terbuka tersebut disaksikan langsung oleh jajaran Badan Musyawarah (Bamus) Nagari, perangkat nagari, Ketua Panwas Pilwana Kecamatan Gunung Tuleh, Ketua PPWN beserta jajaran, seluruh calon Wali Nagari, personel Bhabinkamtibmas, Babinsa, jajaran pengamanan Polres Pasaman Barat, perwakilan tim sukses calon, serta tokoh masyarakat nagari setempat.
Ipendri memiliki perpaduan kompetensi organisasi dan birokrasi pemerintahan nagari. Di bidang keorganisasian, ia aktif di Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKIMDO), bergerak dalam pendampingan hukum di Lembaga Bantuan Hukum (LBH), dan berkecimpung di media massa. Dalam tata kelola nagari, pengabdiannya berakar sejak masa persiapan pemekaran Nagari Muaro Kiawai Hilir pada 2017 sebagai Sekretaris Nagari. Kiprah birokrasi tersebut dijalankannya dengan integritas tinggi hingga masa pengunduran diri pascapenetapan calon tetap.
Menyikapi amanah kontestasi ini, Ipendri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan yang tulus dan dekat dengan masyarakat.
“Hari ini kita rindu seorang pemimpin yang bertahta di atas hati umat dan bukan seorang pemimpin yang bertahta di atas singgasana kekuasaannya,” tegas Ipendri.
Ia menguraikan makna nomor urut 5 melalui akronim filosofis LIMO, yaitu Lurus, Ikhlas, Maju, serta Objektif. Dalam perspektif religius Islam, angka 5 merepresentasikan lima rukun Islam dan kewajiban lima waktu salat fardhu yang menjadi pedoman fundamental hidup beragama. Nilai-nilai inilah yang menjadi landasan moral Ipendri untuk mewujudkan tata kelola nagari yang bersih, adil, dan transparan.
“Mari kita sukseskan Pilwana badunsanak. Bagi saya jabatan adalah amanah. Jika warga Muaro Kiawai Hilir memberi kepercayaan, saya siap melakukan perubahan nyata melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. Mari kita kembalikan marwah nagari ini,” pungkasnya.
Kelancaran prosesi pengundian nomor urut ini menjadi sinyal positif bagi demokrasi nagari yang sehat. Diharapkan pelaksanaan Pilwana di Nagari Muaro Kiawai Hilir, Kecamatan Gunung Tuleh, terus berlangsung damai, tertib, dan memperkuat tali persaudaraan Pilwana Badunsanak dalam melahirkan pemimpin yang visioner di Kabupaten Pasaman Barat. ***













Discussion about this post