• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Politik

MENGUBUR MENTAL KOLONIAL

redaksi by redaksi
Februari 12, 2026
in Politik
0
MENGUBUR MENTAL KOLONIAL
0
SHARES
53
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh:
Iwan Gunawan | Periset Senior Nusantara Senior.

Jakarta, Gi-media.com,

ADVERTISEMENT

Indonesia kerap disebut sebagai negeri kaya yang hidup miskin. Ungkapan ini terdengar klise, tetapi terus menemukan pembenarannya. Data resmi dan terbuka menunjukkan Indonesia berada di jajaran teratas dunia dalam cadangan energi, pangan, dan mineral kritis. Namun kekayaan itu tak kunjung menjelma menjadi kekuatan. Ia berhenti sebagai potensi, bukan daya.

BeritaTerkait

DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

3 bulan ago
Sesepuh yang Tetap Relevan di Tengah Krisis Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Sesepuh yang Tetap Relevan di Tengah Krisis Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

4 bulan ago
Bamsoet Kembali Tegaskan Perbaikan Bangsa Harus Dimulai dari Partai Politik

Bamsoet Kembali Tegaskan Perbaikan Bangsa Harus Dimulai dari Partai Politik

4 bulan ago
DPD NasDem Tebing Tinggi Kecam Sampul Majalah Tempo

DPD NasDem Tebing Tinggi Kecam Sampul Majalah Tempo

4 bulan ago

Masalahnya bukan pada ketiadaan sumber daya alam, melainkan pada cara bangsa ini memaknainya.

John Archibald Wheeler, fisikawan teoretis Amerika Serikat, pernah mengajukan sebuah gagasan yang terdengar abstrak: it from bit. Realitas, menurut Wheeler, lahir dari informasi. Sesuatu menjadi “ada” bukan semata karena ia eksis secara material, melainkan karena ia dikenali, dipahami, dan diberi makna melalui pengetahuan. Dalam konteks ekonomi-politik, sumber daya alam baru menjadi kekuatan jika ia hadir sebagai kesadaran strategis, bukan sekadar angka statistik atau komoditas dagang.

Secara faktual, posisi Indonesia sangat kuat. Cadangan batubara termasuk terbesar di dunia. Nikel—mineral kunci transisi energi dan baterai kendaraan listrik—menempatkan Indonesia sebagai pemain global utama. Potensi panas bumi menjadikan Indonesia pusat energi terbarukan dunia, meski pemanfaatannya masih tertinggal jauh. Di sektor pangan dan kelautan, Indonesia juga berada di barisan depan produsen dunia.

Namun di titik inilah paradoks bekerja. Kekayaan yang besar itu tidak berbanding lurus dengan pemerataan, kemandirian, atau daya tawar negara. Nilai tambah lebih banyak mengalir keluar. Negara sering hadir sebagai regulator administratif, bukan sebagai arsitek nilai. Relasi ekonomi yang terbentuk masih menyerupai pola lama: bahan mentah keluar, keuntungan menumpuk di pusat, dan masyarakat lokal tetap berada di pinggiran.

Ini bukan sekadar soal kebijakan teknis. Ini soal watak. Inilah yang oleh banyak pemikir disebut sebagai sisa mental kolonial—bukan dalam arti penjajahan fisik, melainkan cara berpikir. Mental yang melihat kekayaan alam sebagai sesuatu yang “lebih aman” dikelola orang lain. Mental yang puas pada setoran jangka pendek, tetapi abai pada kedaulatan jangka panjang. Mental yang mengganti visi dengan insting pasar.

Padahal, kekuatan masa depan sebuah negara—future power—ditentukan oleh tiga fondasi utama: energi, pangan, dan mineral kritis. Ketiganya bukan lagi isu ekonomi semata, melainkan basis geopolitik global. Negara yang menguasai relasi antara sumber daya, teknologi, dan informasi akan menentukan arah dunia. Negara yang gagal mengelola relasi itu akan terus menjadi pemasok bagi kemakmuran pihak lain.

Di sinilah persoalan Indonesia menjadi terang. Bukan kekurangan sumber daya, melainkan kekurangan relasi generatif. Data tersedia, tetapi tidak terhubung menjadi strategi. Potensi ada, tetapi tidak diterjemahkan menjadi arsitektur kebijakan. Sumber daya hadir, tetapi tidak membentuk daya.

Nilai tidak lahir dari objek semata, melainkan dari hubungan. Panas bumi bukan sekadar megawatt; ia adalah relasi antara ilmu geologi, investasi, keberanian politik, dan visi energi bersih. Nikel bukan hanya tonase bijih; ia adalah relasi antara industri, riset, tenaga kerja, dan posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Pangan bukan sekadar produksi, tetapi relasi antara petani, teknologi, pasar, dan perlindungan negara.

Selama relasi-relasi itu timpang, selama informasi tentang kekayaan tidak menjadi kesadaran strategis nasional, Indonesia akan terus mengulang cerita lama: kaya di atas kertas, miskin dalam kenyataan.

Mengubur mental kolonial berarti berani mengubah cara pandang. Mengakui bahwa selama ini kita kerap memilih jalan termudah, bukan jalan konstitusional. Mengakui bahwa ketergantungan bukan takdir, melainkan pilihan yang diwariskan dan terus dipelihara. Dari pengakuan itu, lahir kemungkinan baru: membangun mentalitas pengelola, bukan penyewa; perancang masa depan, bukan penonton pasar.

Pengalaman sebagai bangsa terjajah seharusnya menjadi hikmah, bukan beban. Ia mestinya melahirkan kewaspadaan terhadap pola lama yang menjelma dalam wajah baru. Neokolonialisme tidak selalu datang dengan senjata; ia hadir melalui kontrak, utang, dan kerelaan menyerahkan kendali.

Kekayaan Indonesia tidak hilang. Ia ada, tercatat, dan diakui dunia. Yang belum sepenuhnya hadir adalah keberanian untuk menghubungkan potensi itu menjadi kekuatan. Dalam bahasa Wheeler, the _bits are already there._ Pertanyaannya kini bukan lagi seberapa kaya Indonesia, melainkan: apakah kita siap mengubah pengetahuan tentang kekayaan itu menjadi kendali atas masa depan kita sendiri? Semoga.(*)

Previous Post

ANTARA KAMU, REMPAH DAN INDONESIA

Next Post

Pemkab Kubar Bersama TNI-Polri Gelar Gerakan Indonesia ASRI dan Sedekah Sampah  

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Ipendri Resmi Mendaftar, Ajak Warga Muaro Kiawai Hilir Sukseskan Pilwana Badunsanak
Politik

Ipendri Resmi Mendaftar, Ajak Warga Muaro Kiawai Hilir Sukseskan Pilwana Badunsanak

by Ajo Uban
Juli 17, 2026
0

PASAMAN BARAT, GI-MEDIA.com - Panggung kontestasi Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Muaro Kiawai Hilir resmi diramaikan oleh kehadiran Ipendri, S.Pd.I., S.H....

Read more
Ipendri, S.Pd.I., S.H. Siap Emban Amanah Masyarakat di Pilwana Muaro Kiawai Hilir

Ipendri, S.Pd.I., S.H. Siap Emban Amanah Masyarakat di Pilwana Muaro Kiawai Hilir

Juli 10, 2026
Partai PAN Nonaktifkan Syah Afandin dari Jabatan Ketua DPW Sumatera Utara

Partai PAN Nonaktifkan Syah Afandin dari Jabatan Ketua DPW Sumatera Utara

Juli 3, 2026
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Juni 7, 2026
DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

DPD PGR Kab.Sukabumi Gelar Konsolidasi dan Silaturahmi Dengan DPC Untuk Memperkuat Soliditas Partai

Mei 3, 2026
Sesepuh yang Tetap Relevan di Tengah Krisis Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Sesepuh yang Tetap Relevan di Tengah Krisis Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

April 26, 2026
Next Post
Pemkab Kubar Bersama TNI-Polri Gelar Gerakan Indonesia ASRI dan Sedekah Sampah   

Pemkab Kubar Bersama TNI-Polri Gelar Gerakan Indonesia ASRI dan Sedekah Sampah  

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,420)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (268)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,176)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (173)
  • Nasional (604)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (113)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (92)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara