• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

Resensi Buku DIPENJARA UANG ITU MANUSIA MODERN

redaksi by redaksi
Maret 15, 2026
in Ekonomi
0
Resensi Buku DIPENJARA UANG ITU MANUSIA MODERN
0
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Yudhie Haryono | Presidium Forum Negarawan

Judul asli: The Uncomfortable Truth About Money.
Penulis: Paul Podolsky.
Penerbit: Penerbit Baca.
Tahun: 2025.
Genre: Non-Fiksi
ISBN: 978-623-8371-44-0.
Ukuran: 13x20cm
Jumlah halaman: 280+vii.
Harga: Rp111.000,-

“Satu-satunya yang bisa membuat orang mabuk kepayang selain cinta adalah uang,” demikian jawaban kekasihku ketika kutanya mengapa ia selingkuh. Ia tegas bilang mabuk pada uang, yang memang tak banyak kumiliki.

ADVERTISEMENT

Di tengah kepariaan itu, hari-hariku kini sibuk mencari tahu apa itu uang. Mengapa ia begitu sakti. Dan, ketemulah buku ini. Sebuah buku lucu, tipis dan renyah berjudul “The Uncomfortable Truth About Money.”

BeritaTerkait

Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026

Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026

1 bulan ago
Ekspor Durian Sulteng Capai Rp871 Miliar, Karding Dorong 1.000 Pelaku Usaha Naik Kelas   

Ekspor Durian Sulteng Capai Rp871 Miliar, Karding Dorong 1.000 Pelaku Usaha Naik Kelas  

1 bulan ago
Barantin-Pemkot Palu Perkuat Pengawasan, UMKM Didorong Tembus Pasar Ekspor

Barantin-Pemkot Palu Perkuat Pengawasan, UMKM Didorong Tembus Pasar Ekspor

1 bulan ago
Menteri PKP Pimpin Rapat Percepatan Realisasi FLPP 2026, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit

Menteri PKP Pimpin Rapat Percepatan Realisasi FLPP 2026, BP Tapera Siapkan Akad Massal 71.000 Unit

1 bulan ago

Dengan bahasa yang sederhana dan kisah pribadi yang relatable, Podolsky mengajak kita melihat uang bukan sekadar angka, tetapi sebagai kekuatan yang membentuk keputusan, peluang, dan kehidupan kita. Dari jebakan kelas sosial hingga politik kantor, dari ketidaktahuan hingga kesalahan finansial yang tak terhindarkan, buku ini membongkar semuanya—tanpa basa-basi.

Buku ini membahas bagaimana uang mengambil peran dalam kehidupan, menyoroti fakta menyakitkan tentang keuangan yang sering diabaikan. Uang itu angka, ilusi, nyata, fotamorgana, dan penjara. Keren penulis berhipotesa.

Kisah kehidupan modern kita sesungguhnya 99% adalah uang dan arsitektur ekonomi “tricle up effect.” Kisah berlangsungnya bisnis dan aksiologi “kaum miskin mensubsidi kaum kaya.” Pedih, tapi itu kenyataan tak terelakan.

Pada uang, kita mengumpulkannya dalam percakapan dan tabungan, sampai tak satu hari pun kita benar-benar lepas darinya. Uang menentukan tempat tinggal kita, makanan yang kita makan, bahkan bagaimana kita dilahirkan dan akhirnya dimakamkan. Kita hidup di dalam sangkar uang, tetapi tak tahu cara kerja jerujinya.

Coba simak tesis ini: ekonomnya kebanyakan alumni UI, ITB dan UGM. Tiga kampus terbaik di republik. Tapi, arsitektur ekonominya jualan bakso, bubur kacang ijo dan gado-gado. Ini ekonomnya yang geblek atau warganya yang goblok yah?

Tesis itu sudah lama disetujui oleh Adiaksa Wibowo (2026) sehingga menurutnya, kegagalah mendelet paradok itu akan menghasilkan rangkaian peristiwa besar. Ketika dogma kita lantang bicara kadilan sosial, ternyata yang datang kesenjangan sosial. Tentu ini akan mengakibatkan keresahan sosial. Selanjutnya, jika tak ditangani akan melahirkan kerusuhan sosial. Ujungnya pasti kerakyatan asosial. Satu postulat negara anti pancasila, tentu saja.

Balik ke buku dan uang seperti inti dalam buku yang kubaca. Paul menjelaskan bahwa sifat uang itu menyukai keteraturan dan sering menjauh dari kekacauan. Maksudnya di sini Paul ingin menunjukkan bahwa ketika sisi emosional seseorang cenderung stabil, maka uang akan mudah dan lancar dimiliki. Begitupula sebaliknya.

Pada bab 7 Paul menjelaskan bahwa dana darurat merupakan sarana pelindung dalam menghadapi gangguan keuangan yang mungkin terjadi secara tiba-tiba. Besarannya tidak ditentukan secara pasti. Hal ini adalah hal yang paling tidak disadari dan dikerjakan oleh warga negara Indonesia. Krisis dan kemiskinan membuat warga kita tak cukup dana untuk disimpan, terutama dana darurat.

Karena ditulis oleh mantan eksekutif hedge fund, buku ini menggabungkan wawasan ekonomi praktis dengan pengalaman pribadi, berfokus pada manajemen emosi, kesabaran, dan disiplin dalam mengelola keuangan. Ini kelebihan lainnya dari buku tipis yang kita baca.

Yang jelas, tulisannya memberikan pandangan jujur, tajam, dan tidak menggurui mengenai realitas ekonomi yang sering ribet, menyebalkan sekaligus memenjara. Ya, duit dan uang memang “penjara modern” abad ini.

Akhirnya, dengan buku ini kita menyadari bahwa hidup hari ini sedang di puncak zaman amoral dan feodal karena “uangisme.” Ini zaman yang penuh distraksi, kontradiktoris dan godaan. Hampir semua orang rusak, khianat, dajjal, psikopat dan rakus pada uang dan uang. Bahkan, peradaban kita kini bertumpu dan berputar dari, oleh dan untuk uang.(*)

Previous Post

4 Hakim Di PN Labuan Bajo Diduga Bermain Kotor, Surat Tanah Tidak Ada Luasnya Diputuskan Sah

Next Post

Brewzy Biliard, Bar and Resto Gelar Silahturahmi Dengan Tokoh Pemuda Dan Insan Pers

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Bappenas dan Kementerian PKP untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah
Ekonomi

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Bappenas dan Kementerian PKP untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah

by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 20, 2026
0

  Jakarta, 20 Oktober 2026 — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan...

Read more
BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang

Oktober 6, 2026
KRIYANUSA 2026 Jadi Etalase Kriya Nusantara, Yane Ardian Dorong Perajin Naik Kelas

KRIYANUSA 2026 Jadi Etalase Kriya Nusantara, Yane Ardian Dorong Perajin Naik Kelas

September 30, 2026
BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP

BP Tapera Perkuat Sinergi dengan Kementerian Kehutanan melalui Program KPR Subsidi FLPP

September 29, 2026
Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026

Strategi BP Tapera Mengejar 3 Bulan Terakhir di Tahun 2026

September 28, 2026
Ekspor Durian Sulteng Capai Rp871 Miliar, Karding Dorong 1.000 Pelaku Usaha Naik Kelas   

Ekspor Durian Sulteng Capai Rp871 Miliar, Karding Dorong 1.000 Pelaku Usaha Naik Kelas  

September 28, 2026
Next Post
Brewzy Biliard, Bar and Resto Gelar Silahturahmi Dengan Tokoh Pemuda Dan Insan Pers

Brewzy Biliard, Bar and Resto Gelar Silahturahmi Dengan Tokoh Pemuda Dan Insan Pers

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,505)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,807)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (180)
  • Nasional (620)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,073)
  • TNI/POLRI (212)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara