• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Gedung DPRD Sumedang Tak Muat, Ratusan Masyarakat Adat Luber Hingga Halaman Tolak PLTP Gunung Tampomas

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 22, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SUMEDANG, Gi-media com,  – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Masyarakat Adat Sumedang dengan DPRD Kabupaten Sumedang berlangsung sukses, lancar, tertib dan penuh khidmat, Rabu, 21 Oktober 2026.

RDP yang dimulai pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai ini difasilitasi langsung oleh DPRD Kabupaten Sumedang sebagai ruang penyampaian aspirasi. Rapat berlangsung kondusif, aksi damai, dan menjadi momentum penting bagi kebangkitan dan penguatan posisi masyarakat adat dalam pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

Antusiasme warga terlihat luar biasa, ratusan warga masyarakat adat tidak hanya memenuhi ruang rapat di dalam gedung, namun juga membludak hingga ke halaman luar DPRD. Seluruh perwakilan masyarakat adat hadir menyampaikan pandangan, harapan, dan kegelisahan terkait pelestarian adat dan lingkungan di wilayah Sumedang.

BeritaTerkait

The Fixation 2026 4KUHD AVI M𝐚gn𝐞t L𝐢nk

19 jam ago

Wali Kota Jakpus, Arifin dan PKK Jakpus Edukasi Siswa SMPN 1 Cikini soal Bahaya Bullying di Era Digital

22 jam ago
Sekolah Tinggi Hukum Militer Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII dan Pascasarjana Tahun Akademik 2026

Sekolah Tinggi Hukum Militer Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII dan Pascasarjana Tahun Akademik 2026

22 jam ago

KARHUTLA TAK TERKENDALI, PP PMKRI SESALKAN KINERJA 3 KEMENTERIAN DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN

23 jam ago

Apresiasi setinggi-tingginya disampaikan kepada Majelis Adat Sumedang Larang (MASL) di bawah nahkoda Ibu Susane Febriyati, S.H., yang telah memimpin dan mengawal perjuangan masyarakat adat dengan konsisten dan bermartabat. Kepemimpinan MASL dinilai berhasil mengkonsolidasikan suara masyarakat adat hingga bisa didengar secara resmi di lembaga legislatif.

Salah satu sikap tegas yang mengemuka dalam RDP tersebut adalah penolakan mutlak warga masyarakat adat Sumedang dan sekitarnya terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Gunung Tampomas.

Penolakan tersebut dilandasi alasan bahwa Gunung Tampomas merupakan kawasan sakral, situs sejarah, dan kawasan resapan air utama bagi masyarakat di kaki gunung. Masyarakat adat khawatir aktivitas eksplorasi akan merusak mata air, hutan adat, dan keseimbangan ekologis.

Menanggapi hasil rapat dengar pendapat tersebut, Pemerhati Lingkungan dan Budaya, Andy Java, menyampaikan apresiasi.

“Menurut saya, RDP ini adalah langkah maju yang luar biasa. Saya memberikan selamat dan sukses kepada MASL dan Ibu Susane Febriyati, S.H. yang telah berani membawa suara adat ke DPRD,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

“Terkait PLTP Gunung Tampomas, sebagai pemerhati lingkungan dan budaya, saya berdiri bersama masyarakat adat. Tampomas itu bukan hanya gunung, itu adalah ibu yang memberi air, itu adalah perpustakaan budaya Sunda. Jika sumber air rusak karena eksploitasi, yang rugi bukan hanya kita hari ini, tapi anak cucu kita. Energi boleh dicari, tapi jangan dengan mengorbankan sumber kehidupan. Pembangunan harus berbasis kearifan lokal,” tegasnya.

Melalui RDP ini, masyarakat adat berharap DPRD Kabupaten Sumedang dapat merekomendasikan penghentian proses perizinan PLTP Gunung Tampomas dan mendorong lahirnya regulasi daerah yang melindungi hak-hak masyarakat adat serta kawasan adat Sumedang Larang.

RDP ini bukan akhir, melainkan awal dari kolaborasi yang lebih kuat antara masyarakat adat, MASL, dan pemerintah daerah untuk Sumedang yang berkeadilan dan lestari.

Previous Post

CapoSpin Casino im Test: Für hohe Einsätze und VIPs gedacht?

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

CapoSpin Casino im Test: Für hohe Einsätze und VIPs gedacht?

by saiful saragih
Oktober 21, 2026
0

Was ist CapoSpin Casino und für wen lohnt es sich? Mein Check zu Spielen, Boni und Wetteinsätzen mit einfachen Worten...

Read more

service_publish_probe_e31fe4b91fdf14fb

Oktober 21, 2026
Sekolah Tinggi Hukum Militer Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII dan Pascasarjana Tahun Akademik 2026   

Sekolah Tinggi Hukum Militer Gelar Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII dan Pascasarjana Tahun Akademik 2026  

Oktober 21, 2026
7 Karyawan Subkontraktor Pertamina di Lubuklinggau Jadi Tersangka Penggelapan, Kerugian Rp1 Miliar

7 Karyawan Subkontraktor Pertamina di Lubuklinggau Jadi Tersangka Penggelapan, Kerugian Rp1 Miliar

Oktober 21, 2026

The Fixation 2026 4KUHD AVI M𝐚gn𝐞t L𝐢nk

Oktober 21, 2026

Wali Kota Jakpus, Arifin dan PKK Jakpus Edukasi Siswa SMPN 1 Cikini soal Bahaya Bullying di Era Digital

Oktober 21, 2026

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,499)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,746)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara