• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

PT SAN TRAKTOR INDONESIA BAWA SHANTUI KE MINING EXPO 2026, TAWARKAN EFISIENSI BIAYA OPERASIONAL TAMBANG

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
September 15, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

JAKARTA, Gi-media.com, -Persaingan di industri alat berat pertambangan Indonesia kian ketat. Bukan hanya soal siapa menjual unit paling murah, melainkan siapa yang mampu menekan total biaya operasional pelanggan dalam jangka panjang.

Dalam kerangka itulah PT San Traktor Indonesia (STI), bagian dari Multi Power Group, telah berpartisipasi di Mining Expo 2026. Pameran berlangsung 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Hall B1, Booth B4201 dan B4301. Bersama PT Multi Power Aditama dan PT Haneagle Heavyparts Indonesia, grup ini mengusung semangat “The Solution for Efficiency”.

ADVERTISEMENT

Fokus utamanya satu: menghadirkan solusi yang mendukung produktivitas sekaligus efisiensi biaya operasional tambang. Dalam gelaran tersebut, STI tampil sebagai ujung tombak pemasaran merek Shantui, partner alat berat yang dinilai mampu menjawab kebutuhan pasar Indonesia yang makin sensitif terhadap biaya.

BeritaTerkait

The Love Hypothesis 2026 Dolby Vision UltraHD Atmos Yify .torrent

14 jam ago

Skandal Utang Negara kepada Tariffin Riau, Purbaya Zalimi Rakyat

19 jam ago

Workshop ‘Jempol Berujung Hukum’: Sikap Skeptis dan Literasi Jadi Kunci Utama Cegah Informasi Palsu di Media Sosial

1 hari ago

F-Secure Internet Security Portable + License Key [Final] (x64) [Stable] FileHippo

1 hari ago

Lebih dari 35 Tahun di Industri Alat Berat

Multi Power Group bukan pemain baru. Berdiri sejak 1991, perusahaan ini menempuh perjalanan panjang sebagai spesialis spare part dan undercarriage. Kini, lebih dari 35 tahun kemudian, grup ini dikenal sebagai salah satu pemain senior di sektor alat berat pertambangan nasional.

Keahliannya sebagai Undercarriage & Ground Engaging Tools (G.E.T) Specialist menjadi fondasi. Solusi yang ditawarkan berfokus pada peningkatan lifetime komponen, keandalan unit, serta efisiensi biaya operasional pelanggan.

Ekosistem grup ini ditopang tiga entitas utama, yang saling melengkapi, PT Multi Power Aditama – Fokus pada undercarriage dan G.E.T, PT San Traktor Indonesia – Penyedia alat berat merek Hyundai, Shantui, dan Dongfeng, PT Haneagle Heavyparts Indonesia – Distribusi suku cadang untuk big digger

“Kami tidak hanya menjual satu unit alat. Kami ingin masuk ke ekosistem pertambangan, dari komponen, unit, sampai layanan purna jual,” ujar Joseph Effendy, perwakilan manajemen Multi Power Group. dalam keterangan resminya

Mengapa Shantui?

Joseph menilai pasar Indonesia masih menyimpan peluang besar. Namun pendekatan bisnis tidak bisa lagi hanya bertumpu pada transaksi jual beli.

“Pasar Indonesia in general, opportunity-nya masih ada, Politik berganti, ekonomi bergerak, harga komiditas ikut naik – turun, kalau kami hanya bertumpu pada satu sektor , kami yang akan kesulitan, karena itu fleksibilitas jadi kunci,” Jelasnya

Dalam Konteks itu, Shantui di posisikan sebagai merek yang menawarkan keseimbangan antara harga , fleksibilitas, dan biaya operasional

“Shantui merupakan salah satu mitra kami yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi, dengan struktur biaya yang jauh lebih efisien dibandingkan merek-merek premium,” ujar Joseph.

Meski demikian, ia menegaskan harga bukan satu-satunya keunggulan. “Saya tidak akan mengklaim ini yang termurah. Namun efisiensi biayanya memang nyata. Yang perlu dilihat adalah perspektif jangka panjang, minimal lima tahun ke depan,” tegasnya.

The Solution for Efficiency” menjadi fondasi bisnis
Efisiensi tidak diukur dari harga beli semata, melainkan dari total biaya kepemilikan
dan operasional yang mampu ditekan melalui komponen yang tepat, layanan purna jual yang responsif, dan pemahaman mendalam atas kondisi lapangan.

“Bagi kami, efisiensi bukan hanya mengenai harga komponen saat pembelian. Yang lebih penting adalah bagaimana komponen tersebut dapat bekerja secara optimal, memiliki lifetime yang sesuai dengan kondisi operasional, mengurangi risiko downtime, dan pada akhirnya memberikan cost per hour yang lebih baik bagi pelanggan,” kata Joseph.

 

Menjawab Siklus Tambang dan Transisi Energi

Industri pertambangan dikenal sangat siklikal. Joseph menyebut siklus naik-turun setiap lima tahun sebagai tantangan utama. “Setiap lima tahun mengalami penurunan, dan setiap lima tahun berikutnya mengalami kenaikan. Pola ini membuat intensifikasi menjadi sulit dilakukan, karena sejauh mana penurunan atau kenaikan yang akan terjadi sukar diprediksi.
Tantangan terbesar kami adalah memastikan ketersediaan stok yang memadai kapan pun dibutuhkan, mengingat adanya risiko arus kas maupun risiko stok yang harus dikelola,” paparnya.

Selain siklus, transisi energi juga mengubah lanskap pertambangan Indonesia. Jika dulu fokus hampir 99 persen pada batu bara, kini mulai bergeser ke komoditas lain.

“Komposisi pasar mulai bergeser. Batu bara dan sawit tetap menjadi tulang punggung, tapi kami melihat pertumbuhan yang cepat di nikel, emas, pasir silika, bauksit, timah, dan tembaga. Masing- masing punya karakter operasional yang berbeda, dan itu yang kami pelajari,” kata Joseph.

Ia menambahkan, “Semua barang pada akhirnya berasal dari tanah. Plastik, minyak, kayu, handphone, semuanya dari hasil galian. Jadi industri pertambangan tidak akan hilang, yang berubah hanya komuditasnya , karena itu kami terus belajar , sebab setiap komoditas punya karakter dan tantangan yang berbeda ,” Dalam situasi itu, kehadiran Shantui melalui PT San Traktor Indonesia menjadi bagian dari strategi Multi Power Group untuk menyediakan opsi alat berat yang lebih adaptif terhadap perubahan komoditas dan tekanan biaya.

Purna Jual Jadi Pembeda

Menghadapi tantangan tersebut, Multi Power Group mengubah pendekatan dari sekadar penjual barang menjadi mitra operasional pelanggan. Layanan purna jual menjadi ujung tombak.

“Dulu kita memang cuma jual. Orang biasanya tidak peduli, pakai, usai, selesai. Tapi sekarang kita harus evolve . Customer minta after sales, minta service. Kita kunjungi customer, bantu operasional mereka. Bukan cuma jualan, tapi kita bantu profit mereka naik,” ujar Joseph.

Ia menegaskan, “Service kita memang ditingkatkan, dan kita mau lebih dekat ke customer secara lokasi. Dulu kita lebih banyak di kota-kota. Sekarang kita akan ke lokasi yang ada kebutuhan untuk equipment.”

Langkah ini dinilai sejalan dengan kebutuhan pasar yang semakin menuntut kepastian operasional. Dengan tim yang tersebar di dekat lokasi tambang dan perkebunan, Multi Power Group berharap dapat menekan downtime serta mempercepat respons terhadap kebutuhan pelanggan.

“Kalau kita cuma jual barang, kita cuma ada toko. Tapi kalau kita ada service, kita punya tim kunjungan setiap bulan, kita butuh mobil, solar, karyawan yang tinggal di dekat lokasi. Belum lagi garansi produk yang kami berikan. Garansi itu bukan sekadar kertas, tapi komitmen bahwa kami yang akan turun tangan kalau ada masalah di lapangan. Banyak yang belum berani melakukan seperti ini,” ujarnya.

Jaringan STI: Mendekat ke Lokasi Tambang dan Perkebunan

Dalam ekosistem Multi Power Group, STI tidak hanya berperan sebagai penyedia unit. Perusahaan ini juga menjadi simpul layanan yang menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan dukungan komponen, suku cadang, dan purna jual.

STI memiliki kantor pusat di Jakarta, tepatnya di Jl. Pluit Karang Karya 1 Kav C8, Jakarta Utara — 14450. Jaringan cabang dan service center-nya tersebar di sejumlah wilayah yang menjadi pusat aktivitas tambang dan perkebunan, seperti Pekanbaru, Muara Enim, Palembang, Melak, Balikpapan, Tarakan, Banjarmasin, Tanjong, Sangatta, Makasar dan Kendari. Dengan peta jaringan itu, STI memposisikan diri bukan sekadar dealer, melainkan mitra perasional yang berusaha lebih dekat ke lokasi kerja pelanggan. Fokus area Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dinilai sejalan dengan karakter industri tambang dan perkebunan yang menuntut ketersedian unit, komponen serta respon teknis yang cepat. Bagi Multi Power Group , kedekatan lokasi menjadi bagian dari strategi menekan downtime . Semakin cepat tim sampai ke lokasi , semakin kecil potensi kehilangan produksi, inilah yang membuat layanan purna jual tidak lagi dipandang sebagai pelengkap. melaikan bagian dan nilai jual utama

Inovasi dan Kemitraan Strategis

Selain layanan, Multi Power Group juga mendorong inovasi produk. Salah satunya adalah pengembangan forklift listrik yang dilakukan bersama partner dan supplier. Meski adopsinya tidak selalu mudah, perusahaan melihat potensi besar.
“Untuk produk baru, wajar kalau pelanggan ragu di awal. Dulu mobil listrik masuk Indonesia juga tidak ada yang mau coba, sekarang hampir semua orang
pakai. Karena itu kami tidak menjual janji. Kami minta pelanggan mencoba dulu, kami dampingi di lapangan, lalu kita hitung bersama: berapa konsumsi energinya, berapa biaya perawatannya, berapa cost per hour-nya dibandingkan unit lama.
Kalau angkanya sudah terbukti lebih efisien, keyakinan pelanggan datang dengan sendirinya,” kata Joseph.

Langkah ini menunjukan bahwa Multi Power Group tidak hanya berfokus pada alat berat konvesional tetapi juga mulai mengakomodasi pergeseran pasar ke arah electric vehicle (EV).
Meski demikian, Shantui tetap menjadi salah satu pilar penting dalam portofolio STI untuk segmen alat berat yang menuntut keandalan dan biaya operasional kompetitif.

Tentang Multi Power Group

Multi Power Group adalah grup perusahaan yang bergerak di industri alat berat pertambangan Indonesia dengan pengalaman lebih dari 35 tahun. Melalui PT Multi Power Aditama, PT San Traktor Indonesia, dan PT Haneagle Heavyparts Indonesia, grup ini menyediakan solusi undercarriage, G.E.T, alat berat merek Hyundai, Shantui, Dongfeng, serta suku cadang dan layanan purna jual.

Dengan semangat “The Solution For Efficiency “, Multi Power Group berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi yang mendukung produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasional pelanggan di sektor pertambangan, konstruksi, dan perkebunan.

Tentang PT San Traktor Indonesia
PT San Traktor Indonesia merupakan business unit Multi Power Group yang menyediakan pilihan alat berat melalui merek Hyundai, Shantui, dan Dongfeng. STI didukung jaringan cabang dan service center yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Head Office
Jl. Pluit Karang Karya 1 Kav C8, Jakarta Utara — 14450, Indonesia
Website: http://santraktor.co.id
Email: info@santraktor.co.id
WA/Hunting: 0811-8122-2882

Branch & Service Center

Pekanbaru, Muara Enim, Palembang, Melak, Balikpapan, Tarakan, Banjarmasin, Tanjong, Sangatta, Makasar dan Kendari.

Mining Expo 2026 berlangsung pada 9–12 September 2026 di JIExpo Kemayoran, Hall B1, Booth B4201 dan B4301

Previous Post

PC Services Optimizer Crack + Activator [Clean]

Next Post

OTT Guncang ATR/BPN: Dirjen PPTR Hingga Politikus Terseret, KPK Amankan Uang Ratusan Miliar

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

OTT Guncang ATR/BPN: Dirjen PPTR Hingga Politikus Terseret, KPK Amankan Uang Ratusan Miliar
Hukum

OTT Guncang ATR/BPN: Dirjen PPTR Hingga Politikus Terseret, KPK Amankan Uang Ratusan Miliar

by redaksi
September 15, 2026
0

Gi-media.com  JAKARTA — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon Bogor mengguncang...

Read more

PC Services Optimizer Crack + Activator [Clean]

September 15, 2026

Dukung Penertiban Dapur MBG, MILITAN GIBRAN 08 NUSANTARA: Program Ini Harus Bersih dan Akuntabel

September 15, 2026

Advanced PC Cleanup Crack + Product Key [Lifetime]

September 15, 2026

The Love Hypothesis 2026 Dolby Vision UltraHD Atmos Yify .torrent

September 15, 2026

Skandal Utang Negara kepada Tariffin Riau, Purbaya Zalimi Rakyat

September 14, 2026
Next Post
OTT Guncang ATR/BPN: Dirjen PPTR Hingga Politikus Terseret, KPK Amankan Uang Ratusan Miliar

OTT Guncang ATR/BPN: Dirjen PPTR Hingga Politikus Terseret, KPK Amankan Uang Ratusan Miliar

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,451)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (283)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,473)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (52)
  • Kriminal (176)
  • Nasional (612)
  • Olahraga (49)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (104)
  • Politik (117)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (139)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara