• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Resensi Buku POTRET (KUNO) SUKU QURAIS

redaksi by redaksi
Maret 5, 2026
in Hukum
0
Resensi Buku POTRET (KUNO) SUKU QURAIS
0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, gi-media.com,
Yudhie Haryono | Pengasuh Pesantren Yusufiah

Judul asli: Suku Quraisy.
Penerbit: Pustaka Alvabet, Banten.
Penulis: Awathif Adib Salamah.
Tahun terbit: 9 Okt 2024.
ISBN: 9786232201880.
Jumlah halaman: 440+vi.
Bahasa: Terj. Indonesia
Ukuran buku: 23×15 cm.
Berat: 0.63 kg.
Harga: 255.000,-

Kata para alim, “separuh kejeniusan seseorang ada dalam tulisannya. Maka, menulislah agar semesta tahu wajah kejeniusan kita.” Ini sumber tenagaku untuk membaca dan menulis. Ya, ramadan kali ini, Nusantara Centre mendiskusikan banyak buku. Salah satunya buku ini: Suku Quraisy, karya Awathif Adib Salamah.

ADVERTISEMENT

Dalam bukunya, Awathif berhipotesa bahwa suku Qurais berasal dari keturunan Fihr bin Malik (ia bagian dari suku Kinanah). Fihr bin Malik adalah anak dari Malik bin al-Nadr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan bin Ismail bin Ibrahim. Jadi sumber tertuanya itu Ibrahim (peletak dasar Ka’bah).

BeritaTerkait

Pemprov DKI, TNI-Polri Gelar Karya Bakti Bersihkan Sungai Bidara Cina

2 hari ago

Wali Kota Munjirin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Balai Warga Cilangkap

2 hari ago

DPD PGR Kab. Sukabumi Gelar Silaturahmi dan Koordinasi Penguatan Organisasi

2 hari ago

Merah Putih Berkibar di Habitat Hiu Paus, Pesan Kemerdekaan dari Teluk Cenderawasih

3 hari ago

Etimologi “Quraisy” sendiri berasal dari kata “taqarrusy”, yang berarti “berkumpul bersama” atau “perkumpulan.” Nama ini diberikan karena Qusayy bin Kilab, keturunan keenam dari Fihr bin Malik, berhasil menyatukan klan-klan Quraisy dan mengambil alih kendali atas Ka’bah di Mekkah.

Suku ini awalnya hidup nomaden dan tersebar di antara kerabat Kinanah mereka. Namun, setelah Qusayy bin Kilab menyatukan mereka, suku ini jadi kekuatan dominan di Mekkah; menguasai perdagangan dan politik di kota tersebut.

Dalam riset Awathif, suku Quraisy dikenal sebagai pedagang handal yang menguasai jalur perdagangan internasional, terutama antara Syam dan Yaman.

Mereka dipercaya sebagai pengurus Ka’bah dan memiliki peran penting dalam ritual haji. Hal ini karena mereka punya kualitas spiritual yang dalam dan dikenal sebagai penganut agama monoteisme.

Mereka memiliki etos kerja yang kuat dan tekun dalam berpolitik karena punya kultur kepemimpinan yang kuat serta berpengaruh besar di jazirah Arabiah.

Sayangnya, suku Quraisy awalnya menolak ajaran Islam (mereka penyembah berhala) dan bahkan melakukan penindasan terhadap umat Islam. Hal ini karena mereka memiliki kekuasaan yang berlebihan sehingga sering menyalahgunakannya.

Saat bersamaan, mereka punya warisan watak konflik dan perpecahan di antara klan-klan yang berbeda. Kini warisan itu terlihat saat bangsa Iran diserang Amerika dan Israel: tak satupun negeri-negeri Arabiyah bersekutu membantu.

Dalam buku ini, Awathif juga menjelaskan bagaimana suku Quraisy menjadi kekuatan besar, berpengaruh dan disegani di jazirah Arabiah, terutama di kota Mekkah.

Secara tematik, ia menulis asal-usul suku Quraisy; peran politiknya; peran ekonominya; peran keagamaannya; dan tentu saja pengaruh mentalitas kesukuannya.

Walau ditulis berdasarkan penelitian yang serius dan teliti; menggunakan sumber-sumber sejarah dan tradisi lisan; bersumber utama Alquran, beberapa kekurangannya tetap hadir: (1)Buku ini sangat bergantung pada sumber-sumber sejarah dan tradisi lisan kuno yang memiliki keterbatasan informasi sehingga membawa cacat bibliolatrik (tekstualis);

(2)Buku ini lebih banyak menyajikan informasi sejarah tanpa melakukan analisis kritis yang mendalam; (3)Tidak ditemukan referensi modern yang digunakan, sehingga kurang up to date.

Tentu saja buku ini sangat keren karena detil dan super “ideologis” sehingga membaca kata “jahiliyah” adalah ketiadaan adab, amoral, syirik, sombong, dan bodoh dari kebenaran serta kewarasan (h. 93). Dus, kita layak membaca demi keinginan membangun kembali peradaban muslim yang hakiki.(*)

Previous Post

Partai Demokrat Gelar Bukber, Ustaz Adi Hidayat Isi Tausiyah

Next Post

Bankir Kotabaru Ditahan Kejari Kotabaru, Diduga Manipulasi Kredit Rp4,7 Miliar

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Hukum

Diplomasi Budaya di Istana: Ketua Umum Majelis Adat Sumedanglarang Soroti Perlindungan Cagar Budaya

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 17, 2026
0

  Jakarta, Gi-media.com, Di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih di episentrum kekuasaan bangsa, sebuah langkah bersejarah ditorehkan oleh benteng...

Read more
Luhut Binsar Panjaitan dan KASAD Maruli Simanjuntak Kunjungi Alm. Kenan Simanjuntak di Rumah Duka   

Luhut Binsar Panjaitan dan KASAD Maruli Simanjuntak Kunjungi Alm. Kenan Simanjuntak di Rumah Duka  

Agustus 16, 2026

Kerusakan di SMAN 1 Jakarta: Toilet Mampet, Atap Jebol, Kanopi Bocor, dan Renovasi Tertunda

Agustus 16, 2026

Dokumen Persetujuan DPRD Muncul, GASI Minta Polres Sampang Usut Polemik Tanah Eks Percaton

Agustus 16, 2026

Pemprov DKI, TNI-Polri Gelar Karya Bakti Bersihkan Sungai Bidara Cina

Agustus 15, 2026

Wali Kota Munjirin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Balai Warga Cilangkap

Agustus 15, 2026
Next Post
Bankir Kotabaru Ditahan Kejari Kotabaru, Diduga Manipulasi Kredit Rp4,7 Miliar

Bankir Kotabaru Ditahan Kejari Kotabaru, Diduga Manipulasi Kredit Rp4,7 Miliar

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,429)
  • DPD/DPRD/DPR RI (12)
  • Ekonomi (271)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,190)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (174)
  • Nasional (608)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (114)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (102)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara