• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

MERDEKA TAPI KERE

redaksi by redaksi
Februari 10, 2026
in Daerah, Ekonomi
0
MERDEKA TAPI KERE
0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh:
Yudhie Haryono , CEO Nusantara Centre

Jakarta, Gi-media.com,
Bosen penjajahan, kita proklamasikan kemerdekaan. Berlakulah orde lama, yang kita ganti orde baru. Bosen dengan orde baru, kita ganti orde reformasi. Tetapi, pertanyaan masih sama dari dulu: mengapa orde-orde itu gagal menghadirkan kesejahteraan, kemakmuran, kesentosaan warga negara secara maksimal?

Mengapa setelah 80 tahun Negara Pancasila hadir, justru punya ciri menarik yaitu melawan dan mengkhianati cita-citanya sendiri: 1)Rakyat cari makan sendiri; 2)Rakyat dipungut pajak tinggi; 3)Kekayaan negara diserahkan ke korporasi; 4)Biaya hidup, pendidikan dan kesehatan sangat tinggi;

ADVERTISEMENT

Lalu, kita juga melihat bahwa, 4)Kritik pada penguasa dianggap musuh dan dipenjara; 5)Keadilan sosial tidak ada; 6)Ketimpangan makin tajam; 7)Kesenjangan makin lebar; 8)Pengangguran makin masif; 9)Kemiskinan makin menjalar dan menular.

BeritaTerkait

BP Tapera Perkuat Akses Rumah MBR, Realisasi FLPP Capai 150.750 Unit hingga 16 September 2026

BP Tapera Perkuat Akses Rumah MBR, Realisasi FLPP Capai 150.750 Unit hingga 16 September 2026

4 hari ago
SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

4 hari ago
Jaga Pangan dan Lindungi Petani, Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Komoditas Pangan

Jaga Pangan dan Lindungi Petani, Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Komoditas Pangan

5 hari ago
BP Tapera bersama Bank Jakarta Lakukan Sosialisasi FLPP Kepada PJLP Petugas TPU Tanah Kusir

BP Tapera bersama Bank Jakarta Lakukan Sosialisasi FLPP Kepada PJLP Petugas TPU Tanah Kusir

5 hari ago

Waduh. Di sini wajah prestasi yang positif sulit kita temukan. Karenanya, kita wajib menjawab dengan serius jika tak mau jadi warga negara terkutuk dan dikutuk ahli waris. Ini pesan pentingnya.

Tentu ada jawaban pokok yang menjadi penyebabnya. Tapi, izinkan kita menjawab dengan dua hal dulu. Pertama, gerakan rakyat sadar perubahan itu masih menyisakan tradisi dan bentuk mitos state. Dalam negara mitos, aparatus negara hidup dengan cara-cara skriptural, eskatologis, melankolis, dan romantis.

Kedua, aparat kita adalah pemain baru bermental lama dan pemain lama berbaju baru. Artinya di sini, agensi, lembaga dan agendanya tidak ada yang luarbiasa. Hanya mengulang dan meniru tanpa kejeniusan baru.

Dengan dua argumen itu, kita mestinya punya “panca program subtansi” dengan melakukan: 1)Nasionalisasi aset strategis; 2)SDA untuk kemakmuran rakyat; 3)Hapus utang lama dan tolak utang baru; 4)Proteksi produksi dalam negeri; 5)Reindustrislisasi terstruktur, sistematis dan masif.

Kelimanya harus tertera dalam angka-angka yang nyata dan hadir dalam APBN. Semua harus menjadi eksposure ekonomi yang sangat penting bagi negara dan warganya.

Karena dari sana kita dapat paham bagaimana “mimpi makmur” dapat diraih. Dan, semua itu hanya dapat terwujud dengan satu syarat, yakni kekuatan alternatif (kaum muda visioner-konsisten) harus bersatu solid memperkuat diri dan memenangkan hati, harapan, dan keyakinan rakyat.

Kekuatan alternatif yang senyatanya sedang dan terus dinanti-nantikan oleh rakyat nusantara. Gerak kinerja baru (agensi, agenda, lembaga) ini merupakan road map menuju kebaikan bagi semua orang yang punya maksud baik di negeri ini.

Tanpa itu, warga kebanyakan hanya merasakan paradoks ekonomi yang semakin nyata: angka-angka makro terlihat tumbuh, namun kehidupan sehari-hari justru kian berat. Negara rajin memamerkan pertumbuhan, investasi, dan penerimaan pajak, tetapi rakyat kecil kebanyakan berjuang keras mempertahankan daya hidupnya.

Harga kebutuhan pokok terus naik, biaya pendidikan dan kesehatan semakin mencekik, sementara pendapatan tidak bergerak sebanding dengan kebutuhan dasar. Repotnya, dalam situasi seperti ini, pajak justru tampil sebagai prioritas negara, bukan perlindungan terhadap rakyat yang semakin terdesak.

Singkatnya, perubahan yang baik adalah perubahan yang menciptakan pro dan kontra para pengamat dan warga nusantara. Di mana, yang kontra adalah para plutokrat dan gerontokrat di negeri kita. Sedang yang pro adalah para patriot dan pasukan republik.

Pada akhirnya, ekonomi kemakmuran tidak boleh hanya mimpi, ia harus menginspirasi dan memotivasi tetapi juga mengintruksi kita untuk berbuat. Sekarang dan seterusnya.

Mari kita saling memperkuat persatuan agensi, agenda, kelembagaan tersebut, dengan keyakinan, rendah hati, pengorbanan, solidaritas, demi kebaikan dan kesejahteraan, kemakmuran dan kesentosaan rakyat nusantara.(*)

Previous Post

Perhutani Bandung Utara dan Stakeholder Lakukan Patroli Gabungan di Wanayasa

Next Post

Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

BP Tapera Dorong Kolaborasi Penyediaan Hunian Pekerja di Kawasan Industri melalui KPR Subsidi
Daerah

BP Tapera Dorong Kolaborasi Penyediaan Hunian Pekerja di Kawasan Industri melalui KPR Subsidi

by Muhammad Dimas Aditya
September 20, 2026
0

  Jakarta, 18 September 2026 — Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong kolaborasi strategis dengan pengelola kawasan industri,...

Read more
Wakapolri: Green Policing Hadir Saat Karhutla dan Kejahatan Lingkungan Makin Kompleks

Wakapolri: Green Policing Hadir Saat Karhutla dan Kejahatan Lingkungan Makin Kompleks

September 18, 2026
Kompolnas Visitasi Polres Kotawaringin Barat, Apresiasi Inovasi Pelayanan Berbasis Presisi

Kompolnas Visitasi Polres Kotawaringin Barat, Apresiasi Inovasi Pelayanan Berbasis Presisi

September 18, 2026
DPC AKPERSI Kota Tebing Tinggi Audiensi Dengan KPU, Perkuat Sinergitas Informasi Publik

DPC AKPERSI Kota Tebing Tinggi Audiensi Dengan KPU, Perkuat Sinergitas Informasi Publik

September 18, 2026
BP Tapera Perkuat Akses Rumah MBR, Realisasi FLPP Capai 150.750 Unit hingga 16 September 2026

BP Tapera Perkuat Akses Rumah MBR, Realisasi FLPP Capai 150.750 Unit hingga 16 September 2026

September 17, 2026
SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

SMA Negeri 3 Tebing Tinggi Raih Juara 1 Liga KOPRA Futsal Competition Se-Sumatera Utara

September 17, 2026
Next Post
Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

Kebakaran Gudang Pestisida di Tangerang Selatan Cemari Kali Jalatreng, Ratusan Ikan Dilaporkan Mati

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,458)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (285)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,511)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (176)
  • Nasional (613)
  • Olahraga (50)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (105)
  • Politik (118)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,067)
  • TNI/POLRI (154)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara