• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Ekonomi

Merajut Impian dari Depok: Ketika Keterbatasan Tak Lagi Jadi Batas

redaksi by redaksi
Oktober 15, 2025
in Ekonomi
0
Merajut Impian dari Depok: Ketika Keterbatasan Tak Lagi Jadi Batas
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com Depok, Oktober 2025 —

Pagi di gang sempit Pancoran Mas selalu ramai oleh suara motor dan penjual sayur. Tapi di ujung jalan kecil itu, suara lain terdengar: mesin jahit tua yang berdengung pelan, seperti menahan napas panjang kehidupan.

Di depan mesin itu duduk Nur Aini (38), perempuan bertubuh kecil dengan tangan kiri yang tak lagi bisa menggenggam sempurna. Sejak kecelakaan kerja enam tahun lalu, ia kehilangan sebagian fungsi sarafnya. Tapi di atas meja kerjanya, kain-kain berwarna pastel menumpuk rapi — hasil karya yang menjadi sumber nafkah, sekaligus bentuk perlawanan terhadap nasib.

ADVERTISEMENT

> “Saya dulu pikir hidup saya selesai,” katanya pelan. “Tapi setiap kali anak saya datang sambil bilang, ‘Bu, aku lapar’, saya sadar: saya belum boleh berhenti.”

BeritaTerkait

Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas   

Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas  

3 minggu ago
Danantara Housing Expo 2026, BP Tapera Dorong MBR Manfaatkan Akses Rumah Subsidi

Danantara Housing Expo 2026, BP Tapera Dorong MBR Manfaatkan Akses Rumah Subsidi

3 minggu ago
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

3 minggu ago
Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Plt. Bupati Kuansing Dorong Promosi Potensi Daerah dan Perluasan Kerja Sama Ekonomi

Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Plt. Bupati Kuansing Dorong Promosi Potensi Daerah dan Perluasan Kerja Sama Ekonomi

3 minggu ago

Perempuan dan Luka yang Tidak Terlihat

Setelah kecelakaan, dunia Aini menyempit. Ia kehilangan pekerjaan, teman, dan kepercayaan diri. Suaminya perlahan menjauh. “Dia bilang saya merepotkan,” ucap Aini tanpa amarah, hanya datar seperti seseorang yang sudah berdamai dengan luka.

Dari ruang tamu yang disulap jadi bengkel kerja, ia mulai menjahit tas kain dengan satu tangan, belajar dari video YouTube, memesan bahan lewat ponsel bekas, dan mengantar pesanan menggunakan becak motor langganan.

Setiap malam, ia duduk sendiri di bawah lampu redup, menatap benang yang kusut.

“Kadang saya ingin marah ke Tuhan,” ujarnya. “Tapi setiap kali saya berhasil menyelesaikan satu tas, saya merasa Tuhan tidak pernah benar-benar pergi.”

Melawan Stigma, Bukan Sekadar Bertahan

Di Depok, penyandang disabilitas masih sering menghadapi tembok sosial yang tinggi. Banyak yang ingin bekerja tapi tak diberi kesempatan. Sebagian bertahan dengan usaha rumahan yang tak menentu, sebagian lain memilih diam karena malu.

Bagi mereka, hidup bukan sekadar mencari makan — tapi membuktikan bahwa mereka masih punya nilai di mata dunia.

Aini kini mempekerjakan dua perempuan difabel lain di rumahnya. Mereka menjahit bersama, saling menguatkan, dan memberi nama sederhana untuk usahanya: “Rajut Asa Depok.”

> “Kami tahu kami tidak sempurna,” kata Aini sambil tersenyum kecil. “Tapi kami ingin membuat sesuatu yang indah dari sisa-sisa yang kami punya.”

Dukungan yang Tidak Datang dalam Bentuk Kasihan

  1. Suatu hari, Aini didatangi oleh petugas lembaga pembiayaan yang tertarik membantu usahanya.
    Bukan karena iba, tapi karena melihat potensi. Dari pertemuan itu, ia mendapat bimbingan keuangan dan akses modal kecil.

Yang membuatnya tersentuh bukan uangnya, melainkan cara ia diperlakukan sebagai pengusaha, bukan sebagai “orang cacat.”

> “Rasanya seperti diakui,” katanya. “Selama ini saya sering dianggap kasihan. Kali ini saya dianggap mampu.”

Dukungan itu menjadi percikan kecil yang mengubah hidupnya. Bukan karena dana, tapi karena rasa percaya diri yang tumbuh kembali.
Aini mulai mengikuti pelatihan daring, memasarkan produknya lewat media sosial, dan perlahan mendapat pelanggan tetap dari luar kota.

Hidup yang Terus Dijahit

Menjelang malam, suara mesin jahit di rumah Aini kembali terdengar. Ia sedang menyelesaikan pesanan tas untuk anak-anak sekolah luar biasa di Sawangan.
Setiap jahitan ia kerjakan dengan kesabaran seperti orang yang sedang merapikan hidupnya sendiri.

> “Saya tidak tahu akan sampai sejauh apa usaha ini,” ujarnya sambil merapikan benang. “Tapi yang saya tahu, saya sudah berjalan lebih jauh dari rasa takut saya dulu.”

Dari rumah kecil itu, tampak jelas: keterbatasan tidak selalu berarti kehilangan arah.

Kadang, dari ruang-ruang sempit seperti ini, lahir kekuatan yang paling besar — kekuatan untuk bertahan, mencintai, dan memberi arti.

Cahaya dari Mereka yang Pernah Gelap

Depok punya banyak kisah seperti Aini: mereka yang jatuh, lalu berdiri perlahan, dengan atau tanpa bantuan siapa pun.
Kisah yang jarang muncul di layar, tapi menyala di kehidupan sehari-hari.
Mereka mengajarkan bahwa keberdayaan tidak lahir dari bantuan, tapi dari kepercayaan — bahwa setiap orang, seberapa pun rapuhnya, masih punya cahaya di dalam dirinya.

> “Kadang, hidup bukan tentang seberapa cepat kita bisa berlari, tapi seberapa lama kita mau bertahan ketika semua terasa berat.”

Di ujung jarum dan benang, Nur Aini membuktikan satu hal sederhana:
mimpi tidak butuh kaki untuk berjalan, cukup hati yang menolak berhenti.

 

 

Source: https://astrafinancial.co.id/
Via: https://astrafinancial.co.id/
Tags: #astra#Fifgroup#BarengMeraihImpia#astrafinancial#one stop financial solution#
Previous Post

Workshop kurikulum workshop pendidikan (KSP) Refleksi kinerja guru tahun 2025

Next Post

Revitalisasi TK Negeri ANIDA Sidrap, Upaya Tingkatkan Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Jaga Pangan dan Lindungi Petani, Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Komoditas Pangan
Ekonomi

Jaga Pangan dan Lindungi Petani, Polda Metro Jaya Perkuat Pengawasan Komoditas Pangan

by Muhammad Dimas Aditya
September 16, 2026
0

  JAKARTA — Pengungkapan dugaan impor ilegal kacang tanah oleh Polda Metro Jaya tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum....

Read more
BP Tapera bersama Bank Jakarta Lakukan Sosialisasi FLPP Kepada PJLP Petugas TPU Tanah Kusir

BP Tapera bersama Bank Jakarta Lakukan Sosialisasi FLPP Kepada PJLP Petugas TPU Tanah Kusir

September 16, 2026
Presiden Prabowo kunjungi hunian baru untuk warga pinggir rel kereta api Senen

Presiden Prabowo kunjungi hunian baru untuk warga pinggir rel kereta api Senen

Agustus 29, 2026
Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Agustus 28, 2026
Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas   

Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas  

Agustus 28, 2026
Danantara Housing Expo 2026, BP Tapera Dorong MBR Manfaatkan Akses Rumah Subsidi

Danantara Housing Expo 2026, BP Tapera Dorong MBR Manfaatkan Akses Rumah Subsidi

Agustus 28, 2026
Next Post
Revitalisasi TK Negeri ANIDA Sidrap, Upaya Tingkatkan Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini

Revitalisasi TK Negeri ANIDA Sidrap, Upaya Tingkatkan Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,458)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (285)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,509)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (176)
  • Nasional (613)
  • Olahraga (50)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (105)
  • Politik (118)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,067)
  • TNI/POLRI (154)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara