• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Gaza 2025: Fakta Korban, Kelaparan, dan Harapan Gencatan Senjata 60 Hari

Gaza menjadi pusat perang panjang. Israel merespons dengan operasi militer skala besar.

redaksi by redaksi
Agustus 18, 2025
in Hukum
0
Gaza 2025: Fakta Korban, Kelaparan, dan Harapan Gencatan Senjata 60 Hari
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com Gaza perang yang Tak Usai: Dari 7 Oktober 2023 ke Agustus 2025

Sejak serangan Hamas 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel dan menyandera ratusan, Gaza menjadi pusat perang panjang. Israel merespons dengan operasi militer skala besar. Dua tahun berselang, konflik berubah menjadi krisis kemanusiaan terbesar dalam sejarah Palestina modern.

Korban: Antara Angka Resmi dan Realitas Lapangan

ADVERTISEMENT

OCHA mencatat, pada 6 Agustus 2025 korban mencapai 61.158 tewas.

BeritaTerkait

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

1 hari ago

ASICS Community Slam 2026 Kembali Hadir Ajak Masyarakat untuk Lebih Aktif Bergerak melalui Tenis dan Padel

3 hari ago

KEPALA KSP JENDERAL DUDUNG MEMIMPIN PELUNCURAN BUKU DAN DISKUSI UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

3 hari ago

Syafrudin Budiman: Wapres Gibran Harus Maksimalkan Kewenangan Otsus Papua, Wujudkan Kesejahteraan di Bumi Cenderawasih

3 hari ago

Media internasional melaporkan >62.000 tewas per 18 Agustus 2025, seiring rencana operasi militer baru di Gaza City.

Sumber angka berasal dari Kementerian Kesehatan Gaza, yang OCHA tampilkan dengan catatan: sebagian data diverifikasi, sebagian menunggu konfirmasi.

Artinya, angka korban selalu dinamis dan cenderung lebih tinggi daripada laporan mingguan resmi.

Kelaparan yang Membunuh

Selain bom, kelaparan kini jadi senjata diam-diam. WHO pada Juli 2025 menyebut Gaza “berada di lintasan berbahaya”:

≥263 kematian akibat kelaparan tercatat, termasuk puluhan anak-anak.

Survei UNRWA menemukan 21,5% anak di Gaza City mengalami malnutrisi akut.

Minimnya akses pangan bergizi, hancurnya sistem kesehatan, dan blokade distribusi membuat angka kematian berpotensi terus naik.

Pengungsian Tanpa Akhir

Hampir 90% penduduk Gaza (sekitar 2 juta jiwa) terpaksa mengungsi berulang kali. Mereka berpindah dari utara ke selatan, lalu ke kamp sementara di Rafah, Khan Younis, hingga ke pinggir Gaza City.
Banyak yang tinggal di sekolah UNRWA, tenda, atau ruang terbuka dengan sanitasi buruk. Infrastruktur sipil—air, listrik, sekolah—nyaris lumpuh total.

Sandera dan Tekanan Politik di Israel

Isu sandera jadi bara politik di Tel Aviv:

Pemerintah Israel mengakui 50 sandera masih ditahan, dengan sekitar 20 diperkirakan hidup.

Puluhan ribu warga Israel turun ke jalan, menuntut kesepakatan pertukaran sandera.

Hamas pada 18 Agustus menyatakan siap gencatan senjata 60 hari dengan mekanisme pertukaran, sementara Israel masih tarik-ulur.

ICJ dan ICC: Hukum Internasional Menguji

ICJ (Mahkamah Internasional) tiga kali mengeluarkan perintah sementara agar Israel mencegah tindakan genosida dan menjamin akses bantuan.

ICC (Pengadilan Kriminal Internasional) menerbitkan surat perintah penangkapan bagi pimpinan Israel dan Hamas atas dugaan kejahatan perang & kemanusiaan.

Meski begitu, implementasi di lapangan terbentur kepentingan politik negara besar. Hukum internasional tampak seperti pagar yang diabaikan.

Apa yang Bisa Dipelajari?

1. Data berbeda-beda itu wajar – penting memeriksa sumber resmi (OCHA, WHO, UNRWA).

2. Kelaparan sebagai metode perang dilarang hukum internasional, tapi sulit dicegah tanpa tekanan global.

3. Gencatan senjata 60 hari bisa jadi celah bagi kemanusiaan, tapi rapuh tanpa komitmen politik Israel-Hamas.

4. Solidaritas publik (baik di Gaza maupun Israel) berperan penting: protes bisa menggeser kebijakan.

 

 

 

Tags: 62 Ribu Tewas di Gaza: Fakta Korbandan Gencatan Senjata 60 Hari” “Gaza 2025: Data Korbandan Putusan ICJ yang Diabaikan” “Gaza di Ambang Lenyap: 90% Mengungsidata korban gazagencatan senjata gazaicc israel hamasicj israel gazakelaparankelaparan gazakorban perang gazakrisis kemanusiaan palestina.Malnutrisi AnakRatusan Anak Mati Kelaparan gaza 2025sandera israel
Previous Post

Pemdes Cibitung Tengah, Bangun TPT Ketebalan Mencapai Standar

Next Post

Ancaman Trump Pecat Powell: Gejolak Moneter di Jantung Sistem Keuangan, Dampaknya Kini Mengoyak Asia”

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Hukum

Rumah Retret Biara Kana Salatiga Disorot, Diduga Beroperasi sebagai Penginapan Umum

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 5, 2026
0

  SALATIGA, Gi-media.com, – Operasional Rumah Retret Biara Kana di Kota Salatiga menjadi sorotan menyusul adanya permohonan kepada sejumlah instansi...

Read more

Medan Jadi Laboratorium Transformasi Bus Rapid Transit (BRT) Pertama di Luar Jakarta dengan Investasi Rp 1,9 Triliun

Agustus 5, 2026

6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026″ Hadir dengan 150 peserta dari mancanegara Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata di Tanah Air

Agustus 5, 2026

Komisi Keadilan Keuskupan Agung Ende: Flores Tidak Menolak Energi Bersih, tetapi Menuntut Keadilan

Agustus 4, 2026
Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Dibocorkan Kuasa Hukum Hera, Erin Wartia Akan Diperiksa atas Kasus Dugaan Penganiayaan pada Kamis 6 Agustus

Agustus 4, 2026

ASICS Community Slam 2026 Kembali Hadir Ajak Masyarakat untuk Lebih Aktif Bergerak melalui Tenis dan Padel

Agustus 3, 2026
Next Post
Ancaman Trump Pecat Powell: Gejolak Moneter di Jantung Sistem Keuangan, Dampaknya Kini Mengoyak Asia”

Ancaman Trump Pecat Powell: Gejolak Moneter di Jantung Sistem Keuangan, Dampaknya Kini Mengoyak Asia"

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,418)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (266)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,165)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (89)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (173)
  • Nasional (603)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (113)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (82)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara