• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Ungkap Misteri Kasus Kematian Brigadir Yosua, Ketum Peradin ; Jenazah Tak Mungkin Dusta !

redaksi by redaksi
Juli 27, 2022
in Hukum
0
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BeritaTerkait

viking luck casino Bonus Hunter Guide: Aktionen und Promo-Codes richtig nutzen

2 jam ago
Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian Hiras Lumban Batu, Dugaan Tindak Pidana Diminta Diusut

Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian Hiras Lumban Batu, Dugaan Tindak Pidana Diminta Diusut

2 jam ago

Payment security stays central to account use at Casino Wolf Winner

3 jam ago
Ditjenpas Siapkan Pedoman Ketahanan Pangan, Lapas dan Rutan Didorong Lebih Produktif

Ditjenpas Siapkan Pedoman Ketahanan Pangan, Lapas dan Rutan Didorong Lebih Produktif

6 jam ago
Gi-media.com  Jakarta – Penyebab kasus kematian Brigadir Yosua sampai saat ini masih jadi misteri. Upaya penyelidikan masih terus dilakukan guna menemukan bukti kuat terkait penyebab kematian tersebut.
Dalam upaya pengungkapan perkara tersebut, muncul sejumlah tanggapan dari pakar, termasuk salah satunya datang dari Ketua Umum Persatuan Advokat Indonesia (Peradin 1964), Firman Wijaya.
Firman menyoroti dalam pengumpulan bukti terkait kematian Brigadir J ini beberapa hal tidak bisa dilepas-pisahkan.
“Roadmap pemetaan perkara itu biasanya dimulai dari tiga titik penting, yakni lokus, tempus dan modus,” ujar Firman dalam keterangan tertulis kepada Putraindonews, Rabu (27/7).
Ia kemudian menyebut terkait perkara kematian Yosua ini dapat dibuat metafora bahwa jenazah itu tidak mungkin dusta.
“Tentu apa yang saya katakan ini hanya sebuah analogi di mana dalam pengungkapan kasus ini harus mempertimbangkan tiga hal penting tadi,” jelasnya.
“Karena itu kita berusaha merasionalkan kasus ini karena setiap pengungkapan kasus itu kan dimulai dari praduga,” tambahnya.
Kendati demikian, kata dia, setiap praduga harus terkendali. Sebab jika tidak ia bisa misleading.
Dikatakan, dalam hal pengungkapan perkara kematian Brigadir J ini sejauh ini telah dilakukan serangkaian penyelidikan mulai dari visum hingga otopsi ulang.
“Terkait visum dan otopsi ini pada gilirannya akan menimbulkan pertanyaan saat verifikasi dan validasi. Apakah ada kesamaan antara visum dan otopsi? Atau ada perbedaan tipis? Nah, di situlah akan ditentukan opini expert atau keterangan ahli,” imbuhnya.
Ia lalu mempertanyakan apakah dalam proses visum dan otposi ini akan menjadi tolok ukur dalam pengungkapan kasus ini secara objektif tentu menjadi satu pertanyaan yang sangat serius.
“Misalnya kesamaan terkait luka, jenis luka, misalnya luka terhadap mata, trauma, apakah luka itu beraturan atau tidak beraturan atau menimbulkan infeksi,” bebernya.
Saya mencermati, sebagai praduga awal antara visum dan otopsi terkait dengan status objek saya rasa ada kesamaan.
“Hemat saya ini hanya soal penilaian karakteristik saja. Apakah saintifik atau tidak dalam hal pembuktian terhadap perkara ini,” tandas Firman.
(Redaksi)
ADVERTISEMENT
Tags: jenazah-tak-mungkin-dusta-jakarta
Previous Post

Terima Audensi Pengurus SMSI Kota Tebing Tinggi, Pj Walikota ; Beri Masukkan Dalam Pembangunan Kota 

Next Post

Kapolres & Kapoldasu Dimintah Tangkap Jaringan Narkoba Fyn/Go’Dok Di Simalungun

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Hukum

viking luck casino Bonus Hunter Guide: Aktionen und Promo-Codes richtig nutzen

by saiful saragih
Oktober 28, 2026
0

Wer beim viking luck casino nach einem Bonus sucht, sollte nicht nur auf die beworbene Summe achten. Entscheidend sind Mindest...

Read more
Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian Hiras Lumban Batu, Dugaan Tindak Pidana Diminta Diusut

Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian Hiras Lumban Batu, Dugaan Tindak Pidana Diminta Diusut

Oktober 28, 2026

Payment security stays central to account use at Casino Wolf Winner

Oktober 28, 2026
Ditjenpas Siapkan Pedoman Ketahanan Pangan, Lapas dan Rutan Didorong Lebih Produktif

Ditjenpas Siapkan Pedoman Ketahanan Pangan, Lapas dan Rutan Didorong Lebih Produktif

Oktober 28, 2026

Aceofspin: Die Adresse für anspruchsvolle Spieler in Deutschland

Oktober 28, 2026
Ditjenpas Susun Pedoman Ketahanan Pangan, Lapas dan Rutan Didorong Lebih Produktif

Ditjenpas Susun Pedoman Ketahanan Pangan, Lapas dan Rutan Didorong Lebih Produktif

Oktober 28, 2026
Next Post

Kapolres & Kapoldasu Dimintah Tangkap Jaringan Narkoba Fyn/Go'Dok Di Simalungun

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,505)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,813)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (180)
  • Nasional (620)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,073)
  • TNI/POLRI (213)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara