Magelang, Gi-media.com,
Upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana di tingkat masyarakat. Melalui program PGNMAS Peduli, PT Permata Graha Nusantara (PGNMAS) yang merupakan Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) turut mendukung penguatan pengelolaan sampah di Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Program ini berangkat dari kondisi Borobudur sebagai kawasan strategis pariwisata yang terus berkembang, sekaligus menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah. Keterbatasan kapasitas tempat pembuangan akhir dan belum optimalnya pemilahan sampah di tingkat masyarakat menjadi perhatian bersama. Sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Magelang, “Sampah Harus Selesai di Tingkat Desa”, PGNMAS mendukung upaya tersebut melalui bantuan mesin pemilah sampah dan pencacah plastik untuk memperkuat pengelolaan sampah di tingkat desa.
“PGNMAS Peduli merupakan bagian dari upaya kami untuk hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Kami berharap dukungan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, khususnya dalam membantu pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang pemanfaatannya bagi masyarakat,” ujar Bapak Dian Kuncoro selaku Direktur Utama PGNMAS.
Melalui PGNMAS Peduli, dukungan diberikan kepada Unit TPS (Tempat Pengelolaan Sampah) 3R (Reduce Reuse Recycle) KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Borobudur berupa mesin pemilah sampah, mesin pencacah sampah, serta sejumlah peralatan pendukung produksi. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu proses pemilahan dan pengolahan sampah agar lebih efektif, sekaligus mendukung pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat secara berkelanjutan.
“Selama ini, TPS 3R Desa Karangrejo baru mampu melayani sekitar 230 rumah. Dengan bantuan mesin pemilah sampah dan pencacah plastik dari PGNMAS, kami berharap jangkauannya dapat diperluas hingga sekitar 700 rumah. Harapannya, pengelolaan sampah semakin baik, lingkungan lebih bersih, dan persoalan sampah dapat kita selesaikan bersama di tingkat desa,” ujar Bapak Hely Rofikun, Kepala Desa Karangrejo.
Bapak Hely menambahkan, Desa Karangrejo sebelumnya telah meraih penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama tingkat Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup pada 2017 dan pada 2026 menjadi kandidat penerima penghargaan tertinggi, ProKlim Lestari.
Lebih dari sekadar persoalan kebersihan, pengelolaan sampah juga dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos dan media budidaya maggot, sementara sampah anorganik dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif berupa RDF (Refuse-Derived Fuel), yang berpotensi memberikan nilai tambah melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang untuk selanjutnya dijual ke industri semen.
Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak berhenti pada upaya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga dapat membuka peluang pemanfaatan kembali material yang sebelumnya dianggap tidak bernilai. Pada akhirnya, Masyarakat dapat merasakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata, dengan peluang untuk mengembangkan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah yang dilakukan bersama.
Kerja sama PGN Group dengan masyarakat Desa Karangrejo telah terjalin cukup lama dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Sejak 2017, PGN dipercaya sebagai pembina Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Karangrejo di Kecamatan Borobudur. Dalam perjalanannya, PGN Group juga telah mengalirkan gas bumi kepada sekitar 250 rumah tangga di Desa Karangrejo, mendukung kebutuhan energi masyarakat sehari-hari. Hubungan ini kemudian berlanjut melalui PGNMAS yang sejak 2021 bersama BUMDes Karangrejo mengembangkan pemanfaatan aset lahan Balkondes berupa tanah bengkok menjadi kafe, meeting room, dan plaza yang kini menjadi bagian dari kawasan Truntum Gasblock Borobudur.
Bagi PGNMAS, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari upaya untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah kegiatan. Melalui kolaborasi dengan masyarakat dan pengelola setempat, PGNMAS berharap dukungan yang diberikan dapat mendorong pengelolaan sampah yang lebih mandiri, berkelanjutan, serta memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi bagi masyarakat Desa Karangrejo.







Discussion about this post