• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

MENATAP 81 TAHUN ARSITEKTUR EKOPOL PANCASILA

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 2, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta ,Gi-media.com, ~Kini kita menuju 81 tahun usia republik. Bukan usia muda, walau belum terlalu tua. Tentu, setiap angka penambahan bukanlah sekadar hitungan matematika, melainkan representasi dari pengalaman, pembelajaran, dan pertumbuhan diri. Usia menjadi cermin dari perjalanan intelektual, spiritual, sosial, kapital dan emosional sebuah negara dalam mengarungi semesta.

Di usia ini, apa yang belum berdentum? Kami di Nusantara Centre (dengan dukungan penuh dari Ethos, Banrehi dan Universitas Nusantara) menjawab, “alpanya kesentosaan bersama dikarenakan tenggelamnya epistemik ekopol pancasila.” Catatan dan hasil riset jelas sekali menggambarkan hal tersebut. Bagaimana menyikapinya, itu yang jadi kegelisahan kita bersama.

ADVERTISEMENT

Karena alasan-alasan itulah, kami memperingati proklamasi ke-81 Republik Indonesia dengan meluncurkan buku “Pemikiran Soemitro,” dan mengadakan simposium bertema “urgensi undang-undang perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial dalam menata bangsa menuju Indonesia emas 2045.”

BeritaTerkait

WeBuilder Portable Only Windows 12 Premium Pro FileCR

18 jam ago

DI BAWAH PAYUNG ORTODOKSI EKONOMI

20 jam ago

21 jam ago

DARI NEGARA GOTONG ROYONG KE REPUBLIK GOTONG NYOLONG

22 jam ago

Agar sukses, viral dan berdentum serta menyadarkan kita semua pentingnya undang-undang tersebut serta terciptanya ekopol berdaulat sehingga negara dan warganya sentosa, kami mengundang 17 (aktivis), 8 (penulis) dan 45 (tokoh nasional) dari berbagai profesi.

Ketujuh belas aktivis tersebut adalah: Zulham, Akbar, Ihsan, Aisyah Loklomin, Naryana Indra, Achmad Chairul Amri, Hanifah Luthfiyah, Ibong Sjahroezah, Dienny Tjokro, Muhammad Isyam, Subhan, Harsya Maulana, Akbar Ramadhan, Halimatusakdiah, Dwi Apriyanto, Budhi Haryadi dan Arie Musclihudin.

Sedangkan kedelapan penulis produktif yang terlibat adalah: Anang Fahmi, Mikail Adam, Firdaus Syamsu, Agus Rizal, Yaya Sunaryo, Ryo Disastro, Irma Syuryani, dan Asyari Muchtar.

Sementara 45 tokoh nasional adalah: Didin S. Damanhuri, Hendrasmo, Mukit Hendrayatno, Fuad Bawazier, Siti Fadilah Supari, Jumhur Hidayat, Taruna Ikrar, Dedi Setiadi, Angel Damayanti, Bambang Wiwoho, Asep Saefudin, Endin Nasrudin, Ahmad Sodik, Anter Venus, Budi Djatmiko, Viva Yoga Mauladi, Vivi Yulaswati, Afriansyah Noor, Ateng Karsoma, Sri Eko Galgendu, Suyuti Asyatri, Tony Hasyim, Ki Darmaningtyas, Prijanto, Tedjo Edi, Kivlan Zen, Nurrachman Oerip, Heppy Trenggono, Isra Ramli, MS Kaban, Hatta Taliwang, Bastari, Firdaus Djuwaid, Dita Caroline, Jhonnes Marbun, Ery Ratmono, Radhar Tribaskoro, Syanief, Setyo Wibowo, Ishak Tuasikal, Achmad Nur Hidayat, Wati Salam Imhar, Abdulloh Kautsar Badawi, Muhammad Khazim, Kirdi Putra, Lily Sastriyanti dan Yudi Pratama.

Tentu, 17 aktivis, 8 penulis dan 45 tokoh nasional bukan hanya mewakili simbol proklamasi 17/8/1945 tetapi juga menandakan kesadaran baru: kebangkitan ekopol pancasila. Mereka bukan hanya sudah membaca buku Soemitro, naskah akademik dan RUUPN, serta artikel berkala, tetapi juga punya tekad yang sama: mendaulatkan ekopol kita sesegera mungkin.

Ini penting, karena negara, baru dapat disebut bermartabat apabila mampu menguasai produksi, teknologi, pasar, dan pembiayaan ekonominya sendiri. Negara yang tidak mengendalikan pasar domestiknya akan sulit menjadi pemain utama di pasar internasional. Negara yang hanya menjual bahan mentah juga akan terus berada pada posisi tawar yang lemah dalam percaturan ekonomi global. Itu negara yang dijajah di alam modern.

Maka dari itu, perhelatan peluncuran buku Pemikiran Soemitro dan Simposium RUU Perekonomian Nasional, layak menjadi hari kebangkitan ekonomi nasional yang tidak berhenti sebagai seremoni penuh pidato dan diskusi, melainkan aksi nyata: pikiran, ucapan, pidato, tulisan, legislasi ataupun peraturan dan realisasi di lapangan: dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Tentu saja, kemerdekaan yang sesungguhnya tidak hanya ditandai oleh berkibarnya bendera Merah Putih, tetapi juga oleh kemampuan kita menguasai kekayaan alamnya sendiri, melindungi pelaku usaha nasional, membangun industri yang kuat, menciptakan kemakmuran yang merata, serta memastikan negara hadir sebagai pengarah utama pembangunan dan keadilan.

Jika semangat itu benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang konsisten, maka 4 Agustus tidak hanya akan dikenang sebagai sebuah momentum ekopol nasional, melainkan sebagai awal kebangkitan Indonesia untuk merebut kembali kedaulatan ekopolnya.

Acara ini sepenuhnya didukung oleh PT. Hamasa Jakarta dan diselenggarakan pada hari Selasa 4 Agustus 2026 di RRI Jakarta, mulai pukul 13.00 WIB.(*)

Previous Post

Barantin Gagalkan Peredaran 75.992 Bibit Sawit Ilegal, Karding: Negara Tak Boleh Kalah

Next Post

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H* Saatnya Membahagiakan Anak Yatim

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

Sumedang Puseur Budaya, Lain Puseur Bor: Menyoal Rencana Geothermal di Gunung Tampomas

by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 19, 2026
0

Sumedang, Gi-media.com,  Di tengah gencarnya pencarian energi baru terbarukan, nama Gunung Tampomas di Kabupaten Sumedang kembali mencuat ke permukaan. Bukan...

Read more

NSF Repair Kit Crack + Serial Final Ver [x64 Optimized] [Pre-Cracked]

Oktober 19, 2026

What Makes Modern Online Casinos So Popular

Oktober 19, 2026

Gears of War: E-Day Crack Repack 2026

Oktober 19, 2026

WeBuilder Portable Only Windows 12 Premium Pro FileCR

Oktober 19, 2026

DI BAWAH PAYUNG ORTODOKSI EKONOMI

Oktober 19, 2026
Next Post

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H* Saatnya Membahagiakan Anak Yatim

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,494)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (293)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,727)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (617)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (200)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara