• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Analis Politik Digdaya Indonesia: Realisasi MBG Rp153,19 Triliun Dibarengi Pembenahan Tata Kelola

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 19, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Gi-media.com ,18 Oktober 2026 — Di usia dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat tata kelola. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mencatat realisasi anggaran MBG mencapai Rp153,19 triliun hingga 30 September 2026, bersamaan dengan jangkauan 57 juta penerima manfaat. Menurut Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, angka tersebut setara 66,9 persen dari pagu Rp229 triliun.

Analis Politik Digdaya Indonesia, Fadhil Abdurrahim, menilai serapan anggaran ini perlu dibaca bersama langkah pembenahan yang berjalan di lapangan.
“Serapan yang besar memang menunjukkan program berjalan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pemerintah menyertainya dengan pengetatan standar dan evaluasi. Itu tanda program ini dikelola untuk jangka panjang, bukan sekadar mengejar angka,” kata Fadhil.

ADVERTISEMENT

*Penertiban SPPG dan Standar Keamanan Pangan*
Bakom RI menyampaikan Badan Gizi Nasional (BGN) menutup sementara 1.276 SPPG yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai bagian dari pengetatan standar kebersihan dan keamanan pangan. Menkeu Suahasil menyatakan apresiasi atas langkah BGN menertibkan SPPG yang melanggar ketentuan, sekaligus membuka kembali dapur yang telah memenuhi standar sertifikasi, dan Kementerian Keuangan siap menyesuaikan alokasi anggaran dengan kebutuhan operasional.

BeritaTerkait

11 jam ago

DARI NEGARA GOTONG ROYONG KE REPUBLIK GOTONG NYOLONG

12 jam ago

Lebih dari 789 Ribu Pekerja Terserap, Digdaya Indonesia Nilai MBG Perkuat Ekonomi Lokal

13 jam ago

BarCode Studio Portable exe Windows 10 [x32-x64] Windows 11 Unlimited

20 jam ago

Dari sisi aturan, tata kelola program berpijak pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025. Peraturan BGN Nomor 4 Tahun 2026 menetapkan waktu aman konsumsi paling lama empat jam sejak makanan matang, dan setiap wadah makanan wajib memuat label batas waktu tersebut. Masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan Call Center SAGI 127.
“Menutup dapur yang belum memenuhi standar memang tidak populer, tetapi justru itu yang dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan publik. Pemerintah memilih mendahulukan keamanan pangan, dan itu patut diapresiasi,” ujar Fadhil.

*Uji Coba Prasmanan untuk Layanan Lebih Cepat dan Minim Limbah*
Di sisi inovasi, BGN mulai menguji coba penyaluran MBG secara prasmanan di sejumlah daerah, antara lain Pulau Jawa, Aceh, Palembang, dan wilayah 3T. Kepala BGN Sudaryono menyampaikan uji coba (piloting) saat ini berjalan di 66 SPPG dan akan diperluas bertahap setelah evaluasi dua pekanan, dengan target 5.000 SPPG mengadopsi sistem ini hingga akhir 2026. Menurut pemberitaan ANTARA, skema ini memangkas waktu penyajian menjadi sekitar 20 menit dan berpotensi mengurangi limbah makanan.
“Pendekatan bertahap ini sehat. Diuji dulu di puluhan dapur, dievaluasi, baru diperluas. Pola seperti ini mengurangi risiko kegagalan dan menunjukkan pemerintah mau belajar dari pengalaman selama ini,” kata Fadhil.

Fadhil menambahkan, publik tetap berhak menuntut transparansi pelaksanaan MBG. Menurutnya, keterbukaan data anggaran, penertiban dapur, dan evaluasi berkala adalah kombinasi yang akan menjaga dukungan masyarakat.
“Dua tahun pemerintahan ini memperlihatkan skala. Fase berikutnya adalah soal mutu dan akuntabilitas, dan sinyal pembenahannya sudah terlihat,” pungkasnya.

Previous Post

BarCode Studio Portable exe Windows 10 [x32-x64] Windows 11 Unlimited

Next Post

Lebih dari 789 Ribu Pekerja Terserap, Digdaya Indonesia Nilai MBG Perkuat Ekonomi Lokal

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

What Makes Modern Online Casinos So Popular

by saiful saragih
Oktober 19, 2026
0

What Makes Modern Online Casinos So Popular Online casino sites have become one of the most vibrant corners of the...

Read more

Gears of War: E-Day Crack Repack 2026

Oktober 19, 2026

WeBuilder Portable Only Windows 12 Premium Pro FileCR

Oktober 19, 2026

DI BAWAH PAYUNG ORTODOKSI EKONOMI

Oktober 19, 2026

Oktober 19, 2026

DARI NEGARA GOTONG ROYONG KE REPUBLIK GOTONG NYOLONG

Oktober 19, 2026
Next Post

Lebih dari 789 Ribu Pekerja Terserap, Digdaya Indonesia Nilai MBG Perkuat Ekonomi Lokal

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,494)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (293)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,725)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (617)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (200)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara