Magelang, Gi-media.com,
16/10/26,Sikap Tanggap Pemerintah Kabupaten Magelang memastikan menanggung sepenuhnya biaya pemeriksaan dan pengobatan untuk korban keracunan es buah yang mencapai 167 orang, warga yang diduga menjadi korban keracunan massal es buah di Desa Sidowangi, Kecamatan Kajoran.
Kepastian untuk pembiayaan gratis tersebut telah disampaikan langsung oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamuji,pada saat meninjau penanganan pasien di RSUD Merah Putih, Rabu malam (14/10/2026).
“Seluruh biaya ditanggung APBD. Masyarakat jangan khawatir soal biaya, fokus untuk sembuh. Semua RSUD di Kabupaten Magelang saya perintahkan melayani korban keracunan secara gratis, baik rawat jalan maupun rawat inap,” tegas Grengseng.
Dalam mengantisipasi angka lonjakan jumlah pasien, Pemkab mengaktifkan posko kedaruratan selama 24 jam di Puskesmas Kajoran 1 dan Puskesmas Kajoran 2 sebagai pintu pertama triase untuk meningkatkan layanan.
Berdasarkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan per Rabu malam, dari total 167 korban, sebanyak 98 orang tercatat dirawat di tiga RSUD yakni RSUD Merah Putih, RSUD Bukit Menoreh, dan RSUD Muntilan. Sebagian besar korban lain sudah dinyatakan telah membaik dan sudah diperbolehkan pulang setelah dilakukan observasi di Puskesmas.
Dalam menyikapi keterbatasan kapasitas, Pemkab menginstruksikan seluruh RSUD untuk melakukan konsolidasi penambahan tempat tidur (extra bed) dan menyiagakan tim medis secara intensif.
Bupati juga memohon permakluman kepada masyarakat apabila dalam kondisi darurat seperti ini terjadi penyesuaian kenyamanan fasilitas demi memastikan seluruh warga dapat tertangani dengan baik.
Dugaan temuan peristiwa keracunan massal ini bermula pada Selasa (13/10/2026), seusai warga mengonsumsi hidangan es buah/ es campur berisi nangka, melon, dan degan yang dipesan untuk kegiatan guru di wilayah tersebut. Sekitar 300 porsi dilaporkan terjual, dan satu porsi dikonsumsi lebih dari satu orang sehingga korban meluas ke keluarga.
Polresta Magelang melalui Kasat Reskrim Kompol La Ode Arwansyah telah mengamankan sampel makanan untuk uji laboratorium bersama Dinkes Kabupaten Magelang guna mengidentifikasi penyebab pasti kontaminasi tersebutm
Hingga pada saat ini, Pemkab mengimbau warga yang mengalami gejala mual, muntah, dan diare agar segera melapor ke Puskesmas terdekat atau posko di Kajoran untuk mendapatkan penanganan secara cepat.
Investigasi : tofan




Discussion about this post