Perdagangan – Maraknya peredaran sabu di wilayah perdagangan,Kucingan dan Tembakan diduga dikuasa oleh bandar sabu Fad’Dil Dan Rjl Omp’Pong.
Seperti di informasikan oleh Salah seorang warga sebarang perdagangan I kecamatan bandar ,dirinya menyebutkan bahwa Fad’Dil menguasai peredaran sabu di wilayah simpang mayang,dan perdagangan sekitar,sementara Rjl Omp’Pong menguasai peredaran di wilayah Kucingan sampai tembaan.
“Uda menahun kedua bandar sabu itu beroperasi bang,asala barang mereka dan Pematang Bandar milik Dannnu cs,mereka aman aman aja kok,Karena Uda bayar setabil sama oknum oknum Polisi baik dari Mapolsek Perdagangan maupun Mapolres Simalungun yaitu Oknum unit sat narkoba Simalungun.
Suda ada intruksi langsung dari Kapolri aja mereka Masi tetap jadi pengedar ,makanya masyarakat tidak respek intruksi Kapolri Suyudi,anggotanya saja Masi Setega setenga brantas narkoba apalagi masyarakat,ucap warga yang tidak mau disebutkan namanya Rabu 14/10/2026.
Terpisah HS yang merupakan warga simpang mayang menyatakan bahwa Fad’Dil dan Rjl suda menjadi rahasia umum kalau mereka memang jualan sabu suda menahun ,banyak teman oknum polisi mereka,bahkan mereka membayar setoran setiap minggunya lewat Dannnu bos mereka.
Mana mungkin narkoba bisa hilang ,mangkin Marak iya,sebab Masi banyak oknum polisi yang terima setoran dari para bandar bang.ucap HS Selasa 13/10/2026.
Sampai berita ini disampaikan pada publik,reporter kami belum dapat bertemu Kapolsek Bandar Huluan Iptu Fatar Banjar Nahor,untuk dimintai tanggapan.(*)






Discussion about this post