• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Merah Putih Berkibar di Habitat Hiu Paus, Pesan Kemerdekaan dari Teluk Cenderawasih

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 14, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

NABIRE , Gi-media.com,– Di tengah birunya perairan Teluk Cenderawasih, Merah Putih berkibar gagah di kawasan wisata Hiu Paus Kampung Sowa, Distrik Kwatisore, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Jumat (14/8/2026).

Bukan sekadar pengibaran bendera menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, momentum tersebut membawa pesan tentang kecintaan terhadap tanah air, sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan bahari Papua Tengah kepada dunia.

Kegiatan yang diprakarsai Yayasan Somatua dan PT Adventure Cartensz bersama komunitas penyelam Papua Tengah serta masyarakat setempat itu mendapat dukungan dari Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih dan Polda Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Pengibaran Merah Putih di kawasan habitat Hiu Paus menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan di daratan, tetapi juga hadir di tengah kekayaan alam Indonesia yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

BeritaTerkait

Putaran Balik Jadi Titik Macet di Jalan Kramat Raya

1 hari ago

KUASA HUKUM MR: KLAIM “HHN TIDAK TERLIBAT” HARUS DIUJI DENGAN ALAT BUKTI, BUKAN SEKADAR PERNYATAAN

1 hari ago

Membaca Pancasilanomics melalui warisan Sumitro dan urgensi UU Perekonomian Nasional

7 hari ago

Rayakan HUT ke-14 IWO Bersama Generasi Cerdas Bangsa di SD Muhammadiyah 16 Bukit Duri

1 minggu ago

Kwatisore sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan penting keberadaan Hiu Paus di Teluk Cenderawasih. Kehadiran satwa laut tersebut bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memiliki nilai ekologis yang penting bagi ekosistem laut.

Karena itu, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk menjaga laut, terumbu karang dan habitat Hiu Paus. Pelestarian kawasan konservasi tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat, komunitas, pelaku wisata dan seluruh pemangku kepentingan.

Bagi Yayasan Somatua, momentum kemerdekaan ini menjadi kesempatan untuk mendorong pariwisata sebagai kekuatan baru bagi masyarakat Papua Tengah, terutama dalam membuka ruang ekonomi, pendidikan dan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Pimpinan Yayasan Somatua, Maximus Tipagau, yang selama ini aktif mendorong pengembangan pariwisata di Tanah Papua, mengatakan pihaknya ingin menjadikan Hiu Paus Teluk Cenderawasih sebagai salah satu ikon pariwisata Papua Tengah.

“HUT Kemerdekaan ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan ekonomi dan pendidikan masyarakat melalui pariwisata,” ujarnya.

Menurut Maximus, ada tiga hal besar yang ingin didorong Yayasan Somatua melalui pengembangan pariwisata di Papua Tengah.

Pertama, menjadikan pariwisata sebagai penggerak ekonomi sekaligus sarana pendidikan masyarakat. Kehadiran wisatawan diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak muda Papua, khususnya mereka yang tinggal di sekitar kawasan wisata.

“Kami berharap anak-anak muda bisa belajar diving, bahasa Inggris dan keterampilan lainnya sehingga mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut terlibat dan mendapatkan manfaat dari pariwisata,” katanya.

Kedua, memperkenalkan destinasi-destinasi unggulan Papua Tengah kepada masyarakat luas, mulai dari Hiu Paus di Teluk Cenderawasih, Puncak Carstensz hingga kekayaan budaya Papua.

Promosi yang kuat diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

Namun, Maximus menegaskan pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara masyarakat pesisir Teluk Cenderawasih, komunitas pemuda dan penyelam, Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, pemerintah daerah, pemerintah provinsi hingga aparat kepolisian.

“Pengembangan pariwisata ini tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak,” tegasnya.

Ketiga, pariwisata diharapkan menjadi ruang untuk mempererat persatuan masyarakat sekaligus membuka mata dunia bahwa Papua Tengah memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa serta destinasi wisata yang layak dikunjungi.

“Harapannya Hiu Paus ini terus menggema, menjadi salah satu tujuan wisata dan mampu membuka lapangan kerja bagi anak-anak Papua. Melalui pariwisata juga kita bisa menyampaikan kepada dunia bahwa Papua itu daerah yang aman,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kawasan konservasi. Hiu Paus tidak boleh hanya dilihat sebagai objek wisata, tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem laut Teluk Cenderawasih yang keberadaannya harus dilindungi.

“Tentunya semua ini bisa terwujud apabila pemerintah mendukung pembangunan infrastruktur, promosi yang kuat, keterlibatan masyarakat serta perlindungan kawasan konservasi. Papua Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu tujuan wisata unggulan Indonesia,” pungkasnya.

Pengibaran Merah Putih di tengah Teluk Cenderawasih akhirnya menjadi lebih dari sekadar simbol menyambut hari kemerdekaan.

Di antara birunya laut dan habitat Hiu Paus, Merah Putih membawa pesan bahwa kemerdekaan juga berarti menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk maju—melalui pendidikan, ekonomi dan pariwisata yang tumbuh tanpa mengorbankan alam.

Dari Kwatisore, semangat itu dikibarkan bersama Merah Putih: mengenalkan keindahan Papua kepada dunia, sekaligus menjaga warisan alamnya untuk generasi yang akan datang.

Previous Post

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan Judi Online Internasional, Transaksi Capai Rp890 Miliar

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

Panen Serentak Bersama Pelajar Digelar di 223 Lokasi, Pemkot Jaktim Dorong Urban Farming

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 14, 2026
0

  JAKARTA TIMUR, Gi-media.com, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Panen Serentak Bersama Pelajar di 223 lokasi yang tersebar di...

Read more

Pacuan Kuda NTB Dibidik Jadi Penggerak Prestasi, Pariwisata, dan UMKM

Agustus 14, 2026

DPP Tunas Prabowo 08 Tegaskan Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kawal 8 Program Asta Cita

Agustus 14, 2026

Wali Kota Arifin: Tak Ada Ampun bagi Penjual Obat Ilegal di Tanah Abang

Agustus 14, 2026

Putaran Balik Jadi Titik Macet di Jalan Kramat Raya

Agustus 13, 2026

KUASA HUKUM MR: KLAIM “HHN TIDAK TERLIBAT” HARUS DIUJI DENGAN ALAT BUKTI, BUKAN SEKADAR PERNYATAAN

Agustus 13, 2026

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,428)
  • DPD/DPRD/DPR RI (11)
  • Ekonomi (271)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,183)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (174)
  • Nasional (605)
  • Olahraga (48)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (113)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (99)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara