• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Berharap Ekonomi Indonesia (Tidak) Baik?

redaksi by redaksi
Februari 21, 2026
in Hukum
0
Berharap Ekonomi Indonesia (Tidak) Baik?
0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Jakarta, Gi-news.com,

Oleh : Salamuddin Daeng

Sedikit negara yang dapat bertahan dengan kondisi ekonomi yang stabil dalam keadaan dunia yang bergejolak dewasa ini. Indonesia adalah salah satu yang bisa bertahan sementara yang lain goyah dan ada juga yang patah kaki-kaki ekonominya.

ADVERTISEMENT

Data dari bank dunia memperlihatkan data proyeksi mereka terkait ekonomi Indonesia yang diperkirakan tetap tumbuh di 5,3% tahun 2025, lalu 5,2% tahun 2026 dan 5,2% tahun 2027. Walau sedikit menurun, namun relatif stabil dibandingkan negara lain yang sangat dekat dengan ekosistem lingkungan strategis Indonesia.

BeritaTerkait

Spotify Review 2026

5 jam ago

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK dan BKN, Desak Pemeriksaan Bupati Labuhanbatu dan Kepala DLH

8 jam ago

Cashed: la oferta completa tras el registro

10 jam ago

PRABOWO DAN KEADABAN PUBLIK

11 jam ago

Mari kita lihat ekonomi China. Tahun 2024 ekonomi China tumbuh 5,0% tahun 2025 tumbuh 4,9% tahun 2026 diperkirakan tumbuh 4,4% dan tahun 2027 China hanya akan tumbuh 4,2%. China mengalami _natural slowdown decline_ setelah masa ekspansi yang panjang.

Secara logika jika ekonomi China menurun maka seharusnya ekonomi Indonesia menurun. Hal ini dikarenakan sebagian besar ekspor Indonesia adalah ke China, dan dari total impor Indonesia sebagian besar berasal dari China.

Namun beberapa kebijakan penting Indonesia berhasil mengatasi penurunan yang mendalam terutama melalui program-program yang merelokasi APBN untuk didistribusikan ke sektor rakyat yang berdampak sangat luas yakni MBG, koperasi merah putih, dan program perumahan seperti KUR Perumahan dan Fasilitas Liquiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Selanjutnya Tahun 2026 bisa menjadi momentum bagi pertumbuhan dengan adanya alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 500 ribu rumah akan direnovasi oleh pemerintah.

Namun negara lain belum dapat mengatasi penurunan ekonomi. Tetangga kita Malaysia banyak dipuji-puji di medsos belakangan terkait ekonomi mereka yang melompat, ternyata juga tidak sesuai fakta. Ekonomi Malaysia memang sempat tumbuh dari tahun 2023 3,5% menjadi 5,1% pada tahun 2024. Namun tahun 2025 pertumbuhan ekonomi negara ini diperkirakan kembali ke 4,1% dan pada tahun 2026 sebesar 4,0%.

Ekonomi Thailand pun demikian mengalami kesulitan. Tahun 2024 Thailand tumbuh 2,5% menurun menjadi 2,0 persen di 2025, dan diperkirakan menurun menjadi 1,8% di 2026.

Ekonomi dengan keadaan biasa-biasa saja adalah Amerika Serikat dan Eropa. Tahun 2025 Amerika Serikat menurun menjadi 2,1%. Tahun 2026 2,2% dan tahun 2027 diperkirakan hanya 1,9%. Sementara Zona Eropa tahun 2025 tumbuh 1,4%, tahun 2026 tumbuh 0,9% dan tahun 2027 diperkirakan hanya tumbuh 1,2%.

Jadi memang berbagai kalangan akan memiliki ekspektasi yang beragam terhadap ekonomi Indonesia. Mungkin ada negara yang berharap kita jatuh. Ada juga pihak yang berharap ekonomi guncang bergejolak. Tapi mau bagaimana lagi data ekonomi menunjukkan keadaan ekonomi kita biasa-biasa saja. Menjelang puasa tidak ada inflasi yang terlalu bahkan beberapa komoditas deflasi. Jadi ekonomi nasional Indonesia di tengah gejolak global tetap adem ayem.

Previous Post

Kementerian PKP dan BP Tapera Bangun Kolaborasi Hunian bagi Warga Lampung serta TNI Angkatan Laut

Next Post

Tim Gabungan Gelar Kerja Bakti di Kelurahan Kramat

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Hukum

Soal KMP Batumandi, Capt. Hakeng: ASDP Tunjukkan Kesiapsiagaan Krisis, Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 22, 2026
0

Jakarta, Gi-media.com, : Tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi di alur masuk Pelabuhan Merak, Banten, setelah mengalami kebakaran hebat menjadi...

Read more

Cubase Crack + License [Stable] [Full Version]

Oktober 22, 2026

PH1SHed_ 2026 WEB-DL HD High Speed T𝐨𝐫𝐫ent

Oktober 22, 2026

ApexSQL Complete Crack Win-x64 Lifetime License

Oktober 22, 2026

Spotify Review 2026

Oktober 22, 2026

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK dan BKN, Desak Pemeriksaan Bupati Labuhanbatu dan Kepala DLH

Oktober 22, 2026
Next Post
Tim Gabungan Gelar Kerja Bakti di Kelurahan Kramat

Tim Gabungan Gelar Kerja Bakti di Kelurahan Kramat

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,500)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,759)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara