• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Nasional

Keluarnya Modal Asing Rp14,24 Triliun dalam Empat Hari: Apa Artinya bagi Ekonomi Indonesia

modal asing keluar bersih dari pasar keuangan domestik Indonesia senilai Rp14,24 triliun.

redaksi by redaksi
September 13, 2025
in Ekonomi
0
Rupiah Anjlok, Inflasi Naik: Ancaman atau Momentum Ekonomi Indonesia?
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-media.com Jakarta, 13 September 2025 — Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa dalam empat hari kerja, tepatnya pada periode 8–11 September 2025, modal asing keluar bersih dari pasar keuangan domestik Indonesia senilai Rp14,24 triliun. Informasi ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.

Rincian Pergerakan Modal Asing

Denny menjelaskan bahwa jumlah Rp14,24 triliun modal asing yang keluar berasal dari tiga sektor utama:

ADVERTISEMENT

Pasar saham: Rp2,22 triliun

BeritaTerkait

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

2 minggu ago
Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Plt. Bupati Kuansing Dorong Promosi Potensi Daerah dan Perluasan Kerja Sama Ekonomi

Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Plt. Bupati Kuansing Dorong Promosi Potensi Daerah dan Perluasan Kerja Sama Ekonomi

2 minggu ago
Sekda Kab Malang hadiri Apkasi Otonomi Ekspo 2026, Promosikan Pariwisata dan UMKM Kabupaten Malang

Sekda Kab Malang hadiri Apkasi Otonomi Ekspo 2026, Promosikan Pariwisata dan UMKM Kabupaten Malang

2 minggu ago
BP Tapera Hadir di IRSE 2026, Perkuat Edukasi Pembiayaan Perumahan

BP Tapera Hadir di IRSE 2026, Perkuat Edukasi Pembiayaan Perumahan

2 minggu ago

Surat Berharga Negara (SBN): Rp5,45 triliun

Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI): Rp6,57 triliun

Tren Sejak Awal Tahun dan Komparasi Jangka Panjang

Jika dilihat dari periode awal tahun hingga 11 September 2025:

Modal asing keluar bersih di pasar saham: Rp54,33 triliun

Modal asing keluar bersih di SRBI: Rp117,72 triliun

Sebaliknya, di pasar SBN terjadi masuknya modal asing bersih sebesar Rp58,94 triliun

Indikator Risiko

Seiring dengan pergerakan modal tersebut, BI juga memantau premi risiko investasi Indonesia, khususnya credit default swaps (CDS) untuk tenor lima tahun. Angka CDS ini menunjukkan sedikit penurunan, yakni dari 69,55 basis poin (bps) per 4 September 2025 menjadi 69,04 bps per 11 September 2025.

Respons dan Kebijakan Pemerintah

Bank Indonesia menyatakan bahwa mereka terus melakukan koordinasi dengan pemerintah serta otoritas terkait. Tujuannya adalah memperkuat strategi kebijakan yang mendukung ketahanan eksternal ekonomi, termasuk optimalisasi bauran kebijakan.

Analisis & Implikasi

Agar publik mendapat gambaran penuh, berikut beberapa poin penting terkait keluarnya modal asing dan dampaknya:

1. Mengapa Modal Asing Keluar?

Keluar modal asing (“capital outflow”) bisa terjadi karena berbagai faktor, antara lain:

Persepsi risiko meningkat, baik dari dalam maupun luar negeri. Contohnya: ketidakpastian politik, kondisi ekonomi global, atau perubahan kebijakan moneter di negara maju.

Tingkat suku bunga luar negeri yang lebih menarik, sehingga investor memilih alokasi ke instrumen keuangan asing.

Kekhawatiran terhadap stabilitas mata uang, inflasi, atau defisit transaksi berjalan juga dapat memicu keluar modal.

2. Dampak terhadap Pasar Keuangan dan Ekonomi Domestik

Beberapa dampak yang mungkin timbul:

Nilai tukar Rupiah bisa mengalami tekanan jika permintaan mata uang asing meningkat.

Tingkat bunga pinjaman bisa naik, karena investor luar mengurangi pembelian obligasi atau surat utang domestik, sehingga pemerintah atau pelaku usaha harus menawarkan yield yang lebih tinggi agar menarik.

Likuiditas keuangan dalam negeri dapat terganggu, khususnya dalam instrumen seperti SRBI dan pasar saham.

Persepsi terhadap risiko investasi (reflected dalam CDS) walaupun sedikit membaik, tetap harus diperhatikan sebagai indikator sentimen investor.

3. Strategi yang Perlu Diperkuat

Untuk menghadapi kondisi ini secara efektif, berikut beberapa strategi yang dapat diambil:

Kebijakan moneter yang fleksibel, menjaga suku bunga agar tetap kompetitif namun tidak memicu inflasi tinggi.

Penguatan fundamental ekonomi, seperti menjaga neraca pembayaran, defisit transaksi berjalan, dan memperbaiki iklim investasi.

Komunikasi kebijakan yang jelas dan transparan agar pelaku pasar tidak terkejut oleh keputusan-keputusan mendadak, yang bisa memperburuk kefluktuan modal.

Diversifikasi instrumen investasi domestik agar tidak terlalu bergantung pada aliran modal asing.

Kesimpulan

Keluarnya modal asing sebesar Rp14,24 triliun dalam empat hari merupakan sinyal bahwa pelaku pasar luar negeri tengah melakukan penyesuaian portofolio mereka terhadap kondisi terkini. Meskipun jumlah yang keluar relatif besar dalam waktu singkat, pasar SBN yang mencatat masuk modal bersih menunjukkan masih adanya kepercayaan terhadap instrumen utang pemerintah.

Untuk menjaga stabilitas ekonomi, BI dan pemerintahan memiliki peran penting dalam menjaga agar kebijakan tetap responsif terhadap tekanan eksternal dan internal, memperkuat kepercayaan investor, serta mengelola risiko-risiko yang mungkin timbul.

Source: Keluarnya Modal Asing Rp14,24 Triliun dalam Empat Hari: Apa Artinya bagi Ekonomi Indonesia
Via: Keluarnya Modal Asing Rp14,24 Triliun dalam Empat Hari: Apa Artinya bagi Ekonomi Indonesia
Tags: #bankindonesia#rupiah#investor##bps#ekonomi#komoditas*pasar#investasi#
Previous Post

ASDP Menggerakkan Ekonomi Pulau Kecil: Dari Dermaga ke Pasar Nusantara

Next Post

Ferry di Ujung Negeri: ASDP Membawa Asa, Harapan, dan Cita di Pulau Tertinggal

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Presiden Prabowo kunjungi hunian baru untuk warga pinggir rel kereta api Senen
Daerah

Presiden Prabowo kunjungi hunian baru untuk warga pinggir rel kereta api Senen

by Muhammad Dimas Aditya
Agustus 29, 2026
0

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menemui masyarakat yang sebelumnya tinggal di pinggir rel kereta api Stasiun Senen di hunian baru...

Read more
Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Komisioner BP Tapera Dampingi Kunjungan Komisi V DPR RI ke Rusun TOD Samesta Mahata Serpong

Agustus 28, 2026
Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas   

Barantin dan Chile Perkuat Kerja Sama SPS, Buka Peluang Perluas Perdagangan Komoditas  

Agustus 28, 2026
Danantara Housing Expo 2026, BP Tapera Dorong MBR Manfaatkan Akses Rumah Subsidi

Danantara Housing Expo 2026, BP Tapera Dorong MBR Manfaatkan Akses Rumah Subsidi

Agustus 28, 2026
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Menggelar Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 Yang Berlangsung Pada Tanggal 27–29 Agustus 2026 Di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten

Agustus 27, 2026
Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Plt. Bupati Kuansing Dorong Promosi Potensi Daerah dan Perluasan Kerja Sama Ekonomi

Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026, Plt. Bupati Kuansing Dorong Promosi Potensi Daerah dan Perluasan Kerja Sama Ekonomi

Agustus 27, 2026
Next Post
ASDP, Jembatan Nusantara: Penggerak Ekonomi dan Sosial Menuju Indonesia Seutuhnya

Ferry di Ujung Negeri: ASDP Membawa Asa, Harapan, dan Cita di Pulau Tertinggal

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,449)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (283)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,453)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (90)
  • Korupsi (51)
  • Kriminal (176)
  • Nasional (612)
  • Olahraga (49)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (103)
  • Politik (117)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,066)
  • TNI/POLRI (139)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara