• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Hukum

Warga Khawatir Banjir, Urugan Bermasalah di Petukangan Selatan Kembali Disorot

Muhammad Dimas Aditya by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 23, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Portal Dibongkar, Urugan di Petukangan Selatan Kembali Jalan, Warga Desak Gubernur Turun Tangan

Urugan Diprotes Warga, Portal Pemerintah Dibongkar, Pengawasan Pemkot Jaksel Dipertanyakan

Calo Urugan Diduga Dibekingi Oknum, Warga Minta Gubernur dan DPRD DKI Bertindak

ADVERTISEMENT

Penertiban Tak Bertahan Lama, Urugan di Pesanggrahan Kembali Beroperasi

BeritaTerkait

PH1SHed_ 2026 WEB-DL HD High Speed T𝐨𝐫𝐫ent

10 jam ago

ApexSQL Complete Crack Win-x64 Lifetime License

10 jam ago

Spotify Review 2026

15 jam ago

DPP GARANSI dan AMPPUH Geruduk KPK dan BKN, Desak Pemeriksaan Bupati Labuhanbatu dan Kepala DLH

18 jam ago

Warga Khawatir Banjir, Urugan Bermasalah di Petukangan Selatan Kembali Disorot

Portal Pemerintah Dibongkar Paksa, Urugan Liar di Pesanggrahan Kembali Beroperasi

JAKARTA SELATAN — Aktivitas pengurugan yang dipersoalkan warga di Jalan Adam Malik, kawasan Deplu, Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, kembali menjadi sorotan. Portal penutup kegiatan yang sebelumnya dipasang pihak kelurahan dilaporkan dibongkar paksa oleh pelaksana urugan. Aktivitas itu pun disebut kembali berjalan meski warga masih mengkhawatirkan dampak lingkungannya, Kamis, (22/10/2026).

Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan pemerintah wilayah. Warga mempertanyakan bagaimana kegiatan yang telah ditertibkan bisa kembali berlangsung, sementara persoalan yang mereka keluhkan belum memperoleh penyelesaian yang dianggap memadai.

Sejumlah warga mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan DPRD DKI Jakarta turun tangan untuk memastikan persoalan tersebut ditangani secara serius, transparan, dan tidak berhenti pada pemasangan portal yang kemudian kembali dibongkar.

Keresahan warga terutama berkaitan dengan potensi genangan dan limpasan air saat musim hujan. Mereka menilai pembangunan sistem drainase harus menjadi prioritas sebelum pengurugan dilakukan agar air tidak mengalir ke permukiman di sekitarnya.

Warga juga meminta pemerintah memeriksa legalitas kegiatan pengurugan, perizinan yang dimiliki pelaksana, serta kesesuaian pekerjaan dengan ketentuan tata ruang dan lingkungan.

Portal dibongkar, warga kembali resah

Seorang warga mengungkapkan aktivitas pengurugan kembali berlangsung meski sebelumnya telah ada tindakan dari pemerintah kelurahan.

“Bang, itu urugan berjalan lagi. Warga sudah resah akan dampaknya. Ada beberapa RW dan beberapa RT yang sangat terdampak. Kami sudah melaporkan juga ke Lurah Petukangan Selatan, Ahmad Syarif. Masa jawabnya cuma, ‘Iya, nanti kita las portalnya’,” kata warga melalui pesan WhatsApp, Jumat (23/10/2026).

Pernyataan tersebut menggambarkan kekecewaan warga terhadap penanganan yang dinilai belum menyentuh akar persoalan. Bagi mereka, memasang kembali portal saja tidak cukup jika aktivitas pengurugan dapat berulang tanpa pengawasan yang efektif.

Warga membutuhkan kepastian bahwa kegiatan tersebut diperiksa sesuai aturan, potensi dampak lingkungannya dikaji, dan pihak yang terbukti melanggar dimintai pertanggungjawaban.

Satpol PP akui penertiban berulang

Persoalan ini juga menyoroti efektivitas penegakan aturan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Saat dikonfirmasi, Mantri Polisi Pamong Praja Kecamatan Pesanggrahan, Pol Tak, menyebut penertiban menghadapi persoalan berulang.

“Mereka begitu, kayak sepele aja. Sekarang kita tutup, nih, besok buka lagi. Padahal sudah lurah, camat, wakil camat datang terus, apalagi kita. Sini kan pimpinan wilayah, kan lurah itu. Nanti saya suruh si Endang, gimana, atau dibikin piket,” ujar Pol Tak.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa penutupan kegiatan belum menghasilkan penyelesaian yang bertahan lama. Namun, belum ada bukti terverifikasi yang menunjukkan alasan portal dibongkar maupun pihak yang bertanggung jawab atas pembongkaran tersebut.

Di tengah kondisi itu, muncul dugaan dari pihak yang mempersoalkan kegiatan urugan mengenai kemungkinan adanya perlindungan dari oknum setempat, termasuk tudingan terkait uang koordinasi. Dugaan tersebut belum disertai bukti yang dapat memastikan adanya suap atau keterlibatan pejabat maupun petugas.

Karena itu, pemeriksaan independen dan terbuka diperlukan untuk menjawab pertanyaan warga, termasuk memastikan apakah ada pelanggaran administrasi, kelalaian pengawasan, atau bentuk pelanggaran hukum lainnya.

Pemkot Jakarta Selatan ambil alih persoalan

Lurah Petukangan Selatan, Ahmad Syarif, mengatakan persoalan pengurugan tersebut telah dilaporkan ke tingkat Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

“Sekarang permasalahan pengurugan sudah diambil alih ke tingkat kota. Minggu besok dirapatkan,” kata Ahmad melalui pesan WhatsApp, Kamis, (22/10/2026).

Ahmad juga menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah mengirimkan dokumen PDF berisi notulen diskusi mengenai pengurugan di RT 04/RW 03, disertai permohonan fasilitasi audiensi kepada Pemerintah Kota Jakarta Selatan.

Rencana rapat tersebut menjadi salah satu langkah yang ditunggu warga. Mereka berharap pembahasan tidak sebatas koordinasi antarinstansi, tetapi menghasilkan keputusan konkret mengenai status kegiatan pengurugan, penanganan dampak lingkungan, dan pengawasan di lapangan.

Sementara itu, Camat Pesanggrahan, Paulina, belum memberikan tanggapan atas pertanyaan yang disampaikan awak media hingga berita ini disusun.

Gubernur dan DPRD DKI dituntut turun tangan

Berulangnya aktivitas pengurugan setelah pemasangan portal menempatkan pemerintah wilayah pada ujian penegakan aturan. Persoalannya bukan semata-mata siapa yang memasang atau membongkar portal, melainkan apakah pemerintah mampu memastikan kegiatan yang dipersoalkan warga berjalan sesuai ketentuan.

Gubernur DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta diharapkan mendorong pemeriksaan menyeluruh terhadap legalitas pengurugan, fungsi pengawasan aparat, serta risiko lingkungan bagi permukiman sekitar.

Jika ditemukan pelanggaran, penindakan perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, jika kegiatan tersebut memiliki dasar perizinan yang sah, pemerintah tetap harus memastikan kewajiban pengendalian dampak lingkungan dipenuhi.

Bagi warga Petukangan Selatan, persoalan ini bukan sekadar konflik antara pelaksana urugan dan aparat wilayah. Mereka mempertaruhkan keamanan lingkungan tempat tinggalnya, terutama ketika musim hujan tiba.

Kini, publik menunggu langkah nyata Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Sebab, penertiban yang berakhir dengan dibukanya kembali kegiatan hanya akan memperpanjang keresahan jika tidak disertai pengawasan konsisten dan kepastian penegakan aturan.

Previous Post

ARSITEKTUR KEDAULATAN BERBASIS PANCASILA

Next Post

PP PMKRI dan Mafindo Teken MoU, Wujudkan Semangat Magnifica Humanitas dalam Transformasi Digital yang Berpusat pada Martabat Manusia

Muhammad Dimas Aditya

Muhammad Dimas Aditya

TerkaitBerita

Hukum

PP PMKRI dan Mafindo Teken MoU, Wujudkan Semangat Magnifica Humanitas dalam Transformasi Digital yang Berpusat pada Martabat Manusia

by Muhammad Dimas Aditya
Oktober 23, 2026
0

Jakarta, Gi-media.com, 22 Oktober 2026 Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) Sanctus Thomas Aquinas melalui Presidium Riset...

Read more

ARSITEKTUR KEDAULATAN BERBASIS PANCASILA

Oktober 23, 2026

Soal KMP Batumandi, Capt. Hakeng: ASDP Tunjukkan Kesiapsiagaan Krisis, Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Oktober 22, 2026

Cubase Crack + License [Stable] [Full Version]

Oktober 22, 2026

PH1SHed_ 2026 WEB-DL HD High Speed T𝐨𝐫𝐫ent

Oktober 22, 2026

ApexSQL Complete Crack Win-x64 Lifetime License

Oktober 22, 2026
Next Post

PP PMKRI dan Mafindo Teken MoU, Wujudkan Semangat Magnifica Humanitas dalam Transformasi Digital yang Berpusat pada Martabat Manusia

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,500)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (294)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,762)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (179)
  • Nasional (619)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,072)
  • TNI/POLRI (209)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara