Rikky Dan Betdol Kuasai Peredaran Narkoba Siantar – Simalungun

redaksi
0 0
Read Time2 Minute, 1 Second
 
Siamlungun, GI-Media.com – Jaringan bandar Narkoba Kampung Banjar ‘Rikky  dan Betdol‘ yang saat ini menjadi target operasi (TO) Satnarkoba Polresta Siantar sudah mulai atur strategi, sehingga saat ini bisnis sabu yang mereka lakoni masih berjalan dengan main kucing- kucingan, atau sistim buka tutup dan hanya orang tertentu saja yang diterima untuk membeli sabu.
Untuk mengelabui petugas, aktivitas transaksi di kampung Banjar, kelihatan sudah tutup total, padahal transaksi narkoba masih berjalan seperti biasa.
“Transaksi bisnis Narkoba di kampung Banjar yang dilakoni oleh bandar ‘Rikky dan Betdol‘ masih main bang, tapi sudah orang tertentu saja yang dikasi belanja sabu.
“Kalau tidak kenal mereka bilang kosbar (kosong barang), modusnya saat ini, sehari buka dan sehari tutup, diduga untuk mengelabui petugas lah bang, karena infonya mereka berdua saat ini jadi TO pihak Satnarkoba Polresta Siantar. Jadi modusnya dibuat buka tutup.” Ungkap sumber.
“Saat ini jaringan kampung Banjar,”Rikky dan Betdol suda merambah penjulan barang haramnya diwilayah hukum Polres Simalungun,Omset mereka dibeberapa Kecamatan sudah besar,ratusan juta perharinya,peredaran barang haram itu diantaranya ,Kecamatan Bandar,Dolok Batu Nanggar, Pematang Bandar, Bosar Maligas, Hatonduhan, Jawa Maraja Bahjambi.
“Betdol yang pegang kendali, penjualan narkoba jenis Shabu-Shabu itu omsetnya yang paling besar disekitar wilayah Bahjambi hingga ke kampung Mancuk Dolok Sinumbah (Dosin), ucap sumber yang tidak mau namanya di sebutkan.
Terpisah Agus Salim Siregar  Penggiat anti Narkoba Siantar – Simalungun berharap agar Sat Resnarkoba Polres Simalungun lebih serius menumpas jaringan Narkoba ke level pengedar dan pemasok.
“Satnarkoba jangan hanya mampu menangkap kurir dan pemakai saja,sedangkan bandar besarnya selaku pemasok aman tidak perna tersentuh hukum sama sekali,saat ini stikma negatif di masyarakat bahwa kepolisian diduga ikut terlibat.
“Tidaklah mungkin ada pemakai kalau tidak ada bandar dan pemasoknya, bandarlah yang harusnya di tangkap oleh jajaran Sat Resnarkoba Polres Simalungun,begitu juga Bandan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Simalungun, kami nilai hanya jadi kambing congek tak ada tindakan pemberantasan, hanya jadi bapak ibu ngomongin narkoba aja” ujar Agus.
Saat dikonfimasi Kasad Narkoba Polres Simalungun AKP Adi Hariono mengucapkan terimakasi atas informasi yang di berikan, “Terima kasih atas informasinya, Akan segera kami turunkan team untuk melakukan penyelidikan dan cek kebenaran informasi tersebut.
“Jika didapat info akurat seperti yang disampaikan, akan ditindak tegas, kalau ada sumber yang bisa kasi info data akurat, jumpa kan langsung dengan saya, Supaya lebih mudah untuk penindakannya, rahasia saya jamin, Pasti saya sangat terbantu kalau ada yang bisa bantu info akurat ucap nya. Kamis 27/05/2021.(R)
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Polsek Sunggal GKN, 5 tersangka Sabu, 7 Mesin Dindong Dan 2 Mesin Tembak Ikan Berhasil Diamankan

Gi-media.com, Sunggal – Polsek Sunggal melakukan grebek kampung narkoba (GKN) di daerah pinggiran rel Jalan Binjai KM 15,7 Kampung Banjar, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal. GKN tersebut, karena masyarakat sekitar merasa resah dengan marak nya peredaran Narkoba yang juga tempat perjudian. Dari informasi yang didapat itu, petugas Polsek Sunggal pun […]

Subscribe Kami Dong !

Email address: