Tuai Simpati, RZ Bocah Korban Perundungan Mendapat Banyak Hadiah |

1 0
Read Time2 Minute, 1 Second

 

 

GI-Media.com, Pangkep – Banyak pihak merasa prihatin atas kejadian perundungan atau bullying yang dialami seorang anak RZ(12), kini rumah orang tua RZ  di kelurahan Talaka, kecamatan Ma’rang, Pangkep inipun ramai di kunjungi warga yang memberikan dukungan. Dari komenitas, hingga pejabat datang menyampaikan perhatian, mereka datang tidak hanya melihat akan tetapi juga memberi sumbangan kepada RZ, sumbangan yang di berikanpun bermacam ragam seperti sepeda baru, sembako, hingga uang tunani .

Seperti dilansir dari Detik.com, “Sejak tadi malam, banyak sekali orang yang datang ke sini. Mereka rata-rata penasaran mau bertemu langsung dengan korban dan juga kasih sumbangan. Sudah ada 4 sepeda barunya,” Kata salah seorang warga yang memberikan sumbangan, Tajudin, Senin (18/5/2020)

Selain karena empati, warga yang datang ke rumah RZ itu mengaku penasaran ingin bertemu dengan RZ. Sebab, RZ dikenal warga sebagai sosok pekerja keras.

“Kami juga datang untuk melihat langsung seperti apa kondisi rumah dan korban ini. Karena banyak sekali cerita di medsos. Intinya, sosoknya memang sangat inspiratif karena pekerja keras,” lanjutnya.

Saat tiba di rumahnya dari Polres Pangkep, RZ disambut puluhan warga dengan meriah. Bahkan, komandan Kodim 1421 Pangkep Letkol Inf Adi Sabaruddin juga turut menyambut RZ dan menyerahkan langsung bantuan.

“Ini bentuk empati kami ke anak ini. Kami harap hal seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya khususnya pada anak-anak kita. Ini semua jadi pelajaran buat kita semua, jika rakyat Indonesia ini luar biasa empatinya,” kata Adi Sabaruddin.

Orang tua RZ yang awalnya sempat terpukul atas kasus yang menimpa putranya itu mengaku sangat terharu oleh perhatian warga dan banyak pihak. Mereka berharap kasus itu juga tidak terulang di kemudian hari.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas segala perhatian semua pihak yang sudah memberikan dukungan kepada kami. Mudah-mudahan kasus ini tidak terjadi lagi ke depannya karena ini sangat membuat saya sedih,” kata ibu RZ, Dahlia.

Meski telah memaafkan seluruh pelaku perundungan, ia meminta agar proses hukum tetap berlanjut. Hal itu agar menjadi pelajaran bagi semua pihak dan tidak terulang.

“Saya pribadi sudah memaafkan pelaku. Tapi soal hukumnya saya serahkan sepenuhnya ke Polisi. Agar ini betul-betul bisa jadi pelajaran buat semua pihak, biar tidak ada lagi yang begini,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Pangkep telah menetapkan 8 tersangka kasus viralnya video perundungan anak yang menjual jalangkote. Pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan Pasal 80 UU Perlindungan Anak dengan ancaman 3 tahun 6 bulan penjara.

 

 

 

 

Penulis : Suwanda Putra

 

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan