• Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber
ADVERTISEMENT
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Kriminal
  • Kesehatan
  • Politik
  • Internasional
  • Korupsi
  • Agama
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Ekonomi
ads ads ads
Home Daerah

Mengenang Tragedi Pembantaian Raja-Raja Simalungun Pada Tahun 1946

redaksi by redaksi
Maret 6, 2020
in Daerah, Nasional, Sumut
0
Mengenang Tragedi Pembantaian Raja-Raja Simalungun Pada Tahun 1946
0
SHARES
432
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gi-Media.com Simalungun – Sekelompok elit di Sumatera Timur saat itu,yang dilatar belakangi Partai-Partai Nasional dan Komunis,mereka tidak sabar melihat kondisi Sumatera timur dengan Pemerintahan Swapraja yang Otonom.

Mereka bergerak serentak pada tanggal 03-03-1946 pukul 00.00 WIB,menghancukrkan istana Raja Raja di Simalungun yaitu Raya,Panei,Tanah Jawa,Dolok Silau,Silimahuta,Purba, Siantar , Sibayak Karo,Lingga Sarinembah ,Kuta buluh dan Suka.

ADVERTISEMENT

Istana Diserang Raja dijarah /dirampok hingga dibakar ,Raja dan Kerabatnya dibunuh dengan sadis sehingga banyak mayat-mayat bergelimpangan,banyak sekali korban yang dimaksut tidak bisa ditemukan hingga saat ini.

BeritaTerkait

Barantin-KP2MI Perkuat Perlindungan Pekerja Migran hingga Buka Peluang Ekspor

Barantin-KP2MI Perkuat Perlindungan Pekerja Migran hingga Buka Peluang Ekspor

1 hari ago
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah   

BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah  

2 hari ago
Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian Hiras Lumban Batu, Dugaan Tindak Pidana Diminta Diusut

Keluarga Desak Polisi Ungkap Penyebab Kematian Hiras Lumban Batu, Dugaan Tindak Pidana Diminta Diusut

1 minggu ago
Serahkan Bantuan Pangan,Wali Kota Tebing Tinggi Mintak Bantuan Tidak Diperjualbelikan

Serahkan Bantuan Pangan,Wali Kota Tebing Tinggi Mintak Bantuan Tidak Diperjualbelikan

1 minggu ago

Kedudukan Pemerintah Swapraja yang berfungsi sebagai Kepala adat budaya suku Simalungun ,Melayu, Karo kemudian dihapus,digantikan oleh Pimpinan Gerakan Pembantaian.

Simalungun yang sebelumnya Bupati dijabat Tuan Madja Purba Pakpak Lulusan Sekolah Pamong Di Bukit Tinggi, dipaksa turun dengan dalih bahwa ksum feodal tidak dapat menduduki Jabatan di alam kemerdekaan, Urbanis Pardede Pimpinan PKI di Simalungun dijadikan Bupati Simalungun.

Sejak saat itu banyak tanah-tanah Kerajaan dijarah Masyarakat dan berpindah tangan sampai sekarang, peran politik Raja-Raja pun hilang, arus budayapun hilang, marga-marga asli Simalungun Sinaga, Saragih Damanik dan Purba, berpecah ke marga-marga yang diacu TOBA.

Tragedi berdarah pada tanggal 3 -3 1946 memang telah menghancurkan keutuhan budaya adat dan sosial politik tradisional suku Simalungun yang sudah berlangsung selama berabad silam, hal itu berlangsung dalam waktu satu malam, dengan melakukan pembantaian Kepala kepala adatnya.

Raja Raja Simalungun yang tewas dibunuh setelah diculik dari Istana adalah : Raja Panei Tuan BS Purba Dasuha, Pemangku Kerajaan Raya Jankaduk Saragih Garingging,Tuan Karel Tanjung purba pak pak (Pemangku Raja purba) Tuan Mogang Purba Pakpak Raja Purba dan Tuan Padiraja Purba Girsang ( Raja Silimakuta).

Korban yang berhasil selamat dari Pembantaian adalah Mr Tuan Kaliamsah sinaga (Raj tanah jawa) dan Raja Dolok Silau Tuan Bandar Alam Purba tambak.

Tidak luput dari pembantaiyan para Partuanon pun menjadi korban dibantai dengan kejam,salah satunya Tuan Hormajawa sinaga dadihoyong Hataran dan puteranya yang konon katanya disantap Masyarakat setelah dicampur dengan daging Kerbau Peliharaan Tuan Dolok Panribuan, tidak terhitung Partuanon lainnya di Seluruh Simalungun dibunuh dengan sadis.

Pantai Haranggaol disaat itu menjadi tempat pembuangan Jenazah tidak dikenal,mereka korban pembantaian Barisan Harimau Liar ( BHL),ikan hasil tangkapan nelayan Danau Toba, tidak laku dijual di Saribu dolok, masyarakat takut makan ikan sebab sering kedapatan Jari Manusia diperut Atau mulut Ikan, kerabat Raja banyak Mengungsi bahkan Sebagian ada menghilangkan Marga dengan mengganti Marga Suku lain untuk Menyelamatkan diri.

Sumber “Buku Amarah Karangan Dr Erond Damanik” dan Saksi Sejarah Cucu Raja Panei Pdt Juanda Purba dasuha.(Rus – Tim)

Tags: DaerahRayaSimalungunSumatra Utara
Previous Post

Kebun Unit Bukit Lima Laksanakan Sosialisasi Narkoba Bersama

Next Post

Uji Penambahan Ruang Lingkup Di SMK Satrya Budi I Perdagangan Di Pandu BNSP

redaksi

redaksi

TerkaitBerita

Mukernas PISPI 2026–2031, Perkuat Peran Insinyur dan Sarjana Pertanian dalam Membangun Ketahanan Pangan Nasional
Daerah

Mukernas PISPI 2026–2031, Perkuat Peran Insinyur dan Sarjana Pertanian dalam Membangun Ketahanan Pangan Nasional

by Muhammad Dimas Aditya
November 4, 2026
0

  JAKARTA – Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Periode 2026–2031 sebagai momentum strategis...

Read more
80 Persen Inovasi Kosmetik Masih Dipasok dari Luar Negeri, Inventor Lokal Dinanti Industri

80 Persen Inovasi Kosmetik Masih Dipasok dari Luar Negeri, Inventor Lokal Dinanti Industri

November 4, 2026
PISPI Luncurkan Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Bibit Tanaman Pekarangan, Ahmad Tjahja Nugraha: Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah   

PISPI Luncurkan Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Bibit Tanaman Pekarangan, Ahmad Tjahja Nugraha: Ketahanan Pangan Dimulai dari Rumah  

November 4, 2026
PISPI Luncurkan Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Tanaman Pekarangan, Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia   

PISPI Luncurkan Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Tanaman Pekarangan, Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia  

November 4, 2026
Barantin-KP2MI Perkuat Perlindungan Pekerja Migran hingga Buka Peluang Ekspor

Barantin-KP2MI Perkuat Perlindungan Pekerja Migran hingga Buka Peluang Ekspor

November 3, 2026
BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah   

BP Tapera Perkuat Sinergi Penyaluran FLPP, Realisasi Tembus 197 Ribu Rumah  

November 2, 2026
Next Post
Uji Penambahan Ruang Lingkup Di SMK Satrya Budi I Perdagangan Di Pandu BNSP

Uji Penambahan Ruang Lingkup Di SMK Satrya Budi I Perdagangan Di Pandu BNSP

Discussion about this post

PT Gerbang Informasi Media

Facebook Twitter Google+ Youtube RSS

Cari Berdasarkan Kategori

  • Agama (76)
  • Daerah (2,507)
  • DPD/DPRD/DPR RI (13)
  • Ekonomi (296)
  • Fashion (25)
  • Hiburan (52)
  • Hukum (1,812)
  • Internasional (93)
  • Kesehatan (91)
  • Korupsi (54)
  • Kriminal (180)
  • Nasional (625)
  • Olahraga (53)
  • Otomotif (3)
  • Pendidikan (107)
  • Politik (121)
  • REDAKSI (307)
  • Sumut (1,073)
  • TNI/POLRI (214)

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara

No Result
View All Result
  • Redaksi gi-media.com
  • Lowongan Kerja
  • Undang Undang Pers
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Cyber

Hak Cipta © 2021 Gerbang Informasi Nusantara